KABUPATEN TANGERANG. VISTA.CO.ID – Program kepedulian lingkungan “Sayang Bumiku” yang digelar Zurich Indonesia bersama entitas dalam ekosistem jasa keuangan MUFG Group di Tanjung Pasir, Tangerang, tidak hanya berfokus pada pelestarian alam. Inisiatif tersebut juga menghadirkan dukungan bagi pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.
Dalam kegiatan yang melibatkan lebih dari 100 sukarelawan itu, Zurich dan MUFG Group melaksanakan penanaman 1.000 pohon mangrove, aksi bersih pantai, edukasi literasi keuangan, serta penyaluran dukungan untuk kegiatan belajar-mengajar dan pengembangan usaha masyarakat lokal.
Untuk sektor pendidikan, Zurich memberikan perangkat pembelajaran guna mendukung kegiatan belajar-mengajar di Sekolah Rumpin. Sementara itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal berbasis mangrove menerima perlengkapan usaha serta sarana promosi produk untuk memperkuat kapasitas bisnis mereka.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari pendekatan pemberdayaan masyarakat yang menghubungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan peningkatan kapasitas sosial dan ekonomi warga pesisir.
Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Musi Samosir, mengatakan bahwa membangun ketahanan masyarakat membutuhkan upaya berkelanjutan, termasuk melalui pelestarian lingkungan, peningkatan pemahaman keuangan, dan penguatan kemampuan komunitas.
“Di Zurich, kami percaya bahwa membangun ketahanan tidak hanya berarti membantu masyarakat menghadapi risiko hari ini, tetapi juga mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan. Melalui program Sayang Bumiku, kami ingin menghadirkan dampak berkelanjutan melalui pelestarian lingkungan, peningkatan literasi keuangan, dan penguatan kapasitas komunitas,” ujar Musi.
Program ini dijalankan oleh PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Zurich General Takaful Indonesia, dan PT Zurich Topas Life bersama MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch (MUFG Indonesia), PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, serta PT Home Credit Indonesia.
Kolaborasi lintas entitas tersebut menunjukkan keterlibatan sektor jasa keuangan dalam kegiatan sosial yang tidak hanya menitikberatkan pada lingkungan, tetapi juga pada pengembangan kapasitas masyarakat di wilayah sasaran.
Pelaksanaan program di Tanjung Pasir turut melibatkan Seasoldier Foundation, organisasi yang telah mendampingi masyarakat pesisir setempat sejak 2018. Pengalaman pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam menghubungkan kegiatan restorasi lingkungan dengan kebutuhan masyarakat.
Founder & Executive Director Seasoldier Foundation, Nadine Chandrawinata, mengatakan bahwa pemulihan kawasan pesisir membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Restorasi pesisir adalah langkah nyata untuk mengembalikan fungsi alam sekaligus membangun masa depan pesisir yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Kegiatan ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan ekosistem pesisir dapat pulih, tetap terjaga dan terus memberikan manfaat,” kata Nadine.
Selain memperkuat kemampuan ekonomi masyarakat, program Sayang Bumiku juga memberi perhatian pada kondisi lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan warga pesisir. Penanaman 1.000 pohon mangrove diperkirakan berpotensi menyerap sekitar 12,3 ton karbon dioksida per tahun ketika tumbuh optimal.
Mangrove memiliki fungsi ekologis yang penting, antara lain membantu mengurangi abrasi, menjaga habitat pesisir, serta mendukung upaya adaptasi terhadap perubahan iklim. Karena itu, pelestarian mangrove juga berkaitan dengan keberlanjutan lingkungan tempat masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Melalui aksi bersih pantai dan penanaman mangrove, para sukarelawan turut terlibat langsung dalam upaya menjaga kawasan pesisir. Sementara itu, edukasi literasi keuangan diharapkan menambah pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan, sebagai salah satu aspek penting dalam membangun ketahanan ekonomi.
Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang saling melengkapi, mulai dari terjaganya lingkungan pesisir, tersedianya dukungan pendidikan, hingga meningkatnya kapasitas UMKM lokal untuk mengembangkan produk dan memperluas promosi.
Melalui Sayang Bumiku, Zurich dan MUFG Group bersama Seasoldier Foundation berupaya mendorong kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat untuk membangun lingkungan yang lebih terjaga serta komunitas yang lebih berdaya.
Zurich Indonesia, yang terdiri atas PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Zurich General Takaful Indonesia, dan PT Zurich Topas Life, berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (*/San)
