JAKARTA, VISTA.CO.ID – Acer Indonesia tidak hanya mengajak gamer bertanding melalui Road to Asia Pacific Predator League 2027, tetapi juga membuka ruang bagi kreator digital melalui program Predator Creator’s Legacy.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road to Asia Pacific Predator League 2027 – Indonesian Series dan berlangsung pada 1 Oktober hingga 22 November 2026.
Predator Creator’s Legacy terbuka bagi masyarakat umum, kreator dan influencer, gamer, hingga mahasiswa. Peserta dapat menunjukkan kemampuan mereka melalui kompetisi live streaming dan social media challenge.
Tiga kreator terbaik nantinya akan mendapatkan hadiah jutaan rupiah sekaligus kesempatan melakukan perjalanan ke Final Asia Pacific Predator League 2027 di Vietnam.
Pemenang Predator Creator’s Legacy akan diumumkan pada Indonesia Final Predator League yang berlangsung 22 November 2026 di Jakarta.
President Director Acer Indonesia, Leny Ng, mengatakan semakin banyak anak muda yang melihat content creation sebagai ruang untuk mengembangkan potensi dan membangun masa depan.
“Kami melihat semakin banyak talenta Indonesia yang tidak hanya menjadikan gaming dan content creation sebagai hobi, tetapi juga sebagai ruang untuk berkompetisi, berkarya, dan membangun masa depan,” ujar Leny.
Menurut Acer, ekosistem digital saat ini membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan teknis. Kreativitas, konsistensi dan keberanian untuk menunjukkan karya menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang kreator.
Karena itu, Predator Creator’s Legacy dihadirkan sebagai wadah yang mempertemukan kreativitas dengan ekosistem gaming. Program tersebut sekaligus melengkapi Road to APAC Predator League 2027 yang berfokus pada kompetisi esports.
Dukungan terhadap kreator tersebut juga berjalan bersamaan dengan kampanye #5TahunSiapTempur yang memberikan perlindungan lebih panjang bagi pengguna perangkat Predator Gaming.
“Melalui #5TahunSiapTempur, Road to APAC Predator League 2027, dan Predator Creator’s Legacy, Acer secara konsisten mendukung talenta Indonesia di setiap tahap perjalanan mereka,” kata Leny.
Dengan rangkaian tersebut, Acer ingin memperluas ekosistem Predator tidak hanya sebagai lini perangkat gaming, tetapi juga sebagai bagian dari ruang pengembangan talenta digital Indonesia. (*/san)
