JAKARTA, VISTA.CO.ID – PT Duta Topkey Energi menghadirkan inovasi drone cleaning insulator, yakni teknologi pembersihan insulator pada jaringan transmisi tenaga listrik yang dirancang untuk mendukung peningkatan keselamatan kerja dan efisiensi operasional.
Inovasi ini menjadi salah satu alternatif dalam pelaksanaan pemeliharaan jaringan transmisi, terutama untuk pekerjaan pembersihan insulator yang selama ini dapat melibatkan tenaga kerja secara langsung di ketinggian.
Keselamatan dan Efisiensi Menjadi Prioritas
Direktur Utama PT Duta Topkey Energi, Novita Emilda, mengatakan bahwa pengembangan drone cleaning insulator merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi teknologi bagi sektor energi, khususnya untuk mendukung pekerjaan pemeliharaan yang lebih aman dan efisien.
Dijelaskannya, selama ini pekerjaan pembersihan insulator pada jaringan transmisi dapat dilakukan secara manual dengan melibatkan tenaga manusia yang harus bekerja di ketinggian, sehingga memiliki risiko kecelakaan kerja.
“Melalui inovasi teknologi drone, kami ingin menghadirkan alternatif metode pemeliharaan yang dapat mengurangi paparan personel terhadap risiko tersebut, sekaligus mendukung pekerjaan yang lebih efektif dan efisien,โ ujar Novita saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Kembali dijelaskannya, perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi industri ketenagalistrikan untuk mengevaluasi dan memperbarui metode kerja, termasuk dalam kegiatan inspeksi maupun pemeliharaan jaringan transmisi.
Pemanfaatan drone, lanjutnya, tidak hanya berkaitan dengan penerapan perangkat teknologi baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital dalam pengelolaan infrastruktur energi di Indonesia.
Meski demikian, penerapan teknologi tersebut tetap membutuhkan evaluasi teknis secara menyeluruh. Aspek keselamatan, keandalan peralatan, kepatuhan terhadap standar yang berlaku, serta efektivitas pelaksanaan di lapangan menjadi faktor penting sebelum teknologi diterapkan secara lebih luas.
Novita menambahkan, PT Duta Topkey Energi berharap pengembangan inovasi ini dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan PLN dan para pemangku kepentingan terkait.
โKami berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan melalui evaluasi teknis, penerapan standar keselamatan yang berlaku, serta kolaborasi dengan PLN dan para pemangku kepentingan terkait,โ katanya.

Dorongan Modernisasi Pemeliharaan Transmisi
Sebelumnya, PT Duta Topkey Energi mendemonstrasikan teknologi drone cleaning insulator pada Selasa (13/10/2026), di lingkungan Unit External ULTG Yogyakarta, UPT Salatiga, Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Direktorat Transmisi.
Inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari Direktur Transmisi dan Perencanaan, Daniel Tampubolon. Ia menyambut baik gagasan pemanfaatan drone untuk mendukung pengembangan metode pemeliharaan jaringan transmisi tenaga listrik.
Sambutan tersebut menjadi dorongan bagi PT Duta Topkey Energi untuk terus mengembangkan solusi teknologi yang mengedepankan keselamatan kerja, efektivitas operasional, serta keandalan infrastruktur ketenagalistrikan.

Memperkuat Transformasi Teknologi Sektor Energi
Direktur PT Duta Topkey Energi, Alex Xu, menambahkan, demonstrasi drone cleaning insulator menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan pendekatan pemeliharaan yang lebih modern, sekaligus menjajaki potensi pemanfaatan teknologi udara dalam mendukung pekerjaan teknis di sektor ketenagalistrikan.
Ke depan, pengembangan teknologi semacam ini berpotensi memberikan nilai tambah bagi pengelolaan infrastruktur energi, terutama apabila mampu meningkatkan keselamatan personel, memperbaiki efisiensi pekerjaan, dan tetap memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan.
“Bagi PT Duta Topkey Energi, inovasi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha dan pemangku kepentingan industri dalam mendorong transformasi teknologi sektor energi nasional,” katanya.
“Dengan tetap menempatkan keselamatan kerja dan keandalan sistem kelistrikan sebagai prioritas, pemanfaatan teknologi drone diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan dalam pengembangan metode pemeliharaan jaringan transmisi yang semakin adaptif terhadap tantangan industri di masa depan,” pungkas Alex Xu. (Ign)
