BOGOR, VISTA.CO.ID – Tim Garudayaksa FC meraih kemenangan pertama di kandang usai kalahkan Arema FC 3-1 di Stadion Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/9/2026) sore. Empat laga sebelumnya, Garudayaksa bermain seri lawan Java United dan Persebaya, kalah hadapi Persik Kediri dan Persita Tangerang.
Tim besutan pelatih asal Serbia, Milos Joksic ini kebobolan cepat oleh Arema FC yang diciptakan Matheus Blade pada menit ke-5 dengan sundulan memanfaatkan sepak pojok Gabriel Silva.
Tertinggal 0-1, Garudayaksa meningkatkan tekanan dan akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Brian Rubio memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Arema, Muhammad Adi Satryo.
Gol balasan bermula dari serangan balik cepat yang dilakukan Jayro Jean usai mendapat bola liar di area Arema FC. Ia melakukan dribel dan mengecoh satu bek Arema FC, lantas mengirim umpan silang datar ke tengah kotak penalti yang diselesaikan oleh Brian Rubio.
Hanya berselang dua menit, aksi Jayro Jean membawa Garudayaksa unggul 2-1 melalui tendangan melengkung yang mengarah ke tiang jauh. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Garudayaksa tampil lebih lepas. Tuan rumah mendominasi permainan dan mampu menusuk pertahanan Singo Edan. Carlos Iury yang masuk sebagai pemain pengganti menambah keunggulan menjadi 3-1 pada ment ke-70.
Proses gol ini terjadi lewat tendangan kaki kanan Iury yang menaklukkan kiper Adi Satryo. Arema berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi tidak berhasil menambah gol hingga laga berakhir.
Usai pertandingan pelatih Garudayaksa, Milos Joksic membongkar strategi timnya saat preskon dengan mengubah gaya bermain timnya yang tampil buruk pada babak pertama. Perubahan tersebut membuahkan kemenangan pada babak kedua.
“Setelah itu, kami mencoba pola operan pendek dan serangan balik cepat. Akhirnya, kami membalikkan keadaan melalui dua serangan balik cepat lewat aksi Jairo,” jelasnya.

Pelatih asal Serbia itu mengaku kemenangan perdana sangat berarti bagi timnya. Ia merasa senang, puas, dan sangat bersemangat menghadapi laga selanjutnya.
Pemain asing Garudyaksa, Jairo Jean mengatakan timnya mulai memperbaiki cara berkomunikasi di lapangan, karena menyadari pertandingan sangat penting. Mereka bertekad selalu meraih kemenangan demi memenuhi target utama.
“Seperti kata pelatih, kami memulai pertandingan dengan buruk. Kebobolan pada lima menit pertama sempat membunuh konsentrasi kami,” ucapnya.
Kemenangan 3-1 atas Arema FC menjadi momentum kebangkitan Garudayaksa FC pada kompetisi BRI Super League 2026/2027.
Selain efektivitas serangan yang menghasilkan tiga gol, penampilan kiper Dominik Holec juga berperan penting dalam menjaga keunggulan tuan rumah dari sejumlah peluang Arema.
Susunan Pemain:ย
Garudayaksa FC: Dom Holec (PG); Nico Alfriyanto, Ricardo Paulo, Hamra Hehanusa, Arif Setiawan (Milanesta 85′); Aleksandar Busnic, Theofilo Numberi (Gigis 85′), Jean Jayro (Iury 46′); Sihran Hamzah (Kaka 66′), Brian Rubio, Christian Frydek (Saimima 90+4′).
Pelatih: Milos Joksicย
Arema FC: Adi Satryo (PG); Ahmad Maulana (Darwis 78′), Diego Landis, Walisson Maia, Johan Ahmat Alfarizi (Guntara 83′); Arkhan Fikri (Hamzah 83′), Matheus Blade, Gabriel Silva (Zijlstra 66′), Careca, Marcos Vinicius; Samuel Otusanya (Franca 46′).
Pelatih: Marcos Santos. (May)
Foto: Vista.co.id/Umar Widodo
