JAKARTA, VISTA.CO.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir membuka Indonesian Padel League (IPL) 2026 di Bandeja Padel Arena, Jalan Karang Bolong VI, Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (6/10/2026) sore.
Menpora melakukan servis pertama sebagai tanda dibukanya kompetisi liga padel pertama di Indonesia ini didampingi Rudi Setia Laksmana (Direktur PT Kompetisi Padel Indonesia), Rully Setiawan (Direktur Network & Retail Funding BTN), dan Mochtar Sarman (Wakil Ketua Umum PBPI).
Erick memberikan apresiasi atas digelarnya liga padel yang merupakan kerja sama PT Kompetisi Padel Indonesia dengan Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI). Pasalnya penyelenggaraan liga suatu cabang olahraga (cabor) memiliki kontribusi penting dalam pengembangan prestasi dan industri olahraga tersebut.
“Saya senang, bangga, bersyukur ketika banyak cabang olahraga sudah mulai memikirkan dua sayap, yaitu liganya dan tim nasionalnya. Karena ini keseimbangan yang harus terjadi di semua cabang olahraga,” ujar Erick dikutip dari rilis Kemenpora.
Apalagi, sambung Erick, padel Indonesia telah menorehkan prestasi meraih medali perak dalam debutnya pada Asian Games 2026. Prestasi tersebut menurut Menpora menunjukkan bahwa pembinaan tim nasionalnya telah berjalan, ditambah kini telah digulirkan liga profesionalnya.
“Kita lihat bagaimana kemarin padel di Asian Games hampir menyumbangkan emas, tetapi alhamdulillah perak. Luar biasa buat cabor yang baru ikut sudah memberikan perak,” ucap Erick.
“Itu bukti bahwa pembinaan untuk tim nasionalnya berjalan. Nah sekarang liganya juga berjalan, sebagai komersialisasi, karena tentu dengan sekarang banyaknya pertandingan buat para pemain timnas yang ikut di klub-klub, ini bisa meningkatkan jam terbang mereka untuk banyaknya pertandingan,” tambahnya.
Menpora Erick juga senang mengetahui para pemain asing yang ada di liga padel bermain bersama-sama dengan pemain lokal. Hal ini menurut Menpora juga merupakan bagian dari pembinaan atau alih pengetahuan dari para pemain asing.
“Dan ini hal yang positif. Saya berharap tidak hanya padel, cabang-cabang olahraga yang lain juga bisa melakukan hal yang sama, bisa mendorong pengembangan prestasi dan industri olahraga sekaligus,” tegasnya.
Sementara itu Wakil Ketua Umum PBPI, Mochtar Sarman menjelaskan kompetisi liga padel ini bukan sekadar ajang mencari talenta-talenta berbakat. Melainkan juga menjadi ajang bagi para atlet padel untuk berkompetisi dengan tingkat yang tinggi.
“Saya mengharapkan liga padel ini bisa terus berkembang, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga bisa keluar negeri,” ucap Mochtar.
IPL 2026 sendiri diikuti sepuluh klub terbaik dari berbagai kota di Indonesia, yang direncanakan berlangsung selama empat bulan.
Format pertandingan menggunakan sistem home and away, diikuti fase playoff dan babak final. Laga pertama IPL digelar pertandingan antara klub Onic Padel melawan ASC Padel. (*/May)
