JAKARTA, VISTA.CO.ID – Alumni SMA 12 Jakarta Tahun 1984 bekerja sama dengan Yayasan Kusuma Buana (YKB) dan HANDS (Himpunan Alumni SMA 12 Jakarta untuk Kemanusiaan dan Solidaritas) mengadakan pelatihan selama dua hari bagi duapuluh siswa-siswi SMA 12 Jakarta, 13 – 14 April 2026 lalu.
Mereka dididik menjadi kader-kader penyuluh sebagai tempat curhat teman-teman sebaya mereka untuk masalah-masalah terkait kesehatan mental, kesehatan reproduksi, dan perundungan (bullying).
Salah satu program rencana tindak lanjut dari program Peer Educator adalah membuat kotak curhat yang dikasih nama SUARA singkatan dari Saluran Ungkapan Aspirasi dan RAsa.
Pada hari Senin (26/10) program “SUARA” mulai digaungkan suaranya secara resmi di kalangan pelajar SMA 12 Jakarta dalam acara Panggung Literasi yang berlangsung tiap pekan keempat.
“SUARA menjadi semacam tempat curhat yang disampaikan melalui kotak surat. Teman-teman yang mempunyai masalah terkait kesehatan mental, kesehatan reproduksi, dan perundungan dapat menyampaikan masalahnya boleh menyebut nama atau anonim. Nanti akan kami tindak lanjuti untuk mencari solusinya,” jelas Peer Educator Adithya Rahman, siswa kelas Xl yang juga jadi Ketua Majelis Permusyawaratan Kelas.
Dukungan juga disampaikan Ketua OSIS SMA 12 Jakarta Agatha Christi Trihapsari, siswi Kelas XI.
“Kami mendukung adanya SUARA sebagai saluran teman-teman yang sedang mempunyai masalah tapi tidak tahu kepada siapa harus bercerita,” ucapnya
“Kehadiran SUARA diharapkan dapat menjadi tempat curhat bagi teman-teman sebaya di sekolah yang dibantu oleh Teman-teman Peer Educator. YKB senang sekali dapat berpartisipasi mendidik kader-kader yang peduli masalah kesehatan mental, kesehatan reproduksi, dan perundungan di sekolah,” papar Alumni SMA 12 Jakarta, Nitta Rediscovery yang sudah 34 tahun aktif di YKB.
“Terima kasih untuk Alumni SMA 12 Jakarta Tahun 1984, YKB, dan HANDS yang selalu siap mendukung program-program sekolah untuk pemberdayaan dan pembelajaran siswa-siswi SMA 12 Jakarta. Kami harap alumni selalu bersedia membantu sekolah,” kata Kepala Sekolah SMA 12 Jakarta Cipto Rojo. (*/May)
