JAKARTA, VISTA.CO.ID – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney berkolaborasi dengan anak usahanya PT Sarinah (Persero) atau InJourney Retail, menghadirkan InJourney UMKM by Sarinah PANDU.
InJourney UMKM by Sarinah PANDU adalah sebuah program pemberdayaan UMKM yang dirancang untuk memperkuat kapasitas usaha sekaligus membuka akses pasar bagi UMKM di dalam ekosistem pariwisata Indonesia.
Program ini merupakan pengembangan dari pengalaman Sarinah melalui Sarinah PANDU, yang selama ini telah memandu dan memberikan pelatihan kepada lebih dari 1.100 UMKM.
Melalui kolaborasi bersama InJourney, pendekatan pembinaan tersebut diperluas dengan memanfaatkan ekosistem InJourney yang mencakup retail, bandara, destinasi, hingga hotel.
Komisaris Utama InJourney, Iwan Setyawan, mengatakan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat rantai nilai pariwisata Indonesia. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan peningkatan kapasitas, kualitas produk, serta akses terhadap pasar yang lebih luas.
โUMKM bukan hanya bagian dari perekonomian, tetapi juga bagian penting dari ekosistem pariwisata Indonesia. Karena itu, kita perlu memastikan UMKM memiliki kemampuan dan akses yang dibutuhkan agar dapat tumbuh, berdaya saing, dan menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata. Melalui InJourney UMKM by Sarinah PANDU, kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi UMKM untuk berkembang bersama ekosistem InJourney,โ ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menyampaikan bahwa penguatan UMKM merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pariwisata yang memberikan manfaat lebih luas dan berkelanjutan.
โUMKM adalah tulang punggung ekonomi sekaligus bagian dari masa depan bangsa. Karena itu, yang kita bangun bukan hanya program pelatihan, tetapi sebuah proses pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap para UMKM dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas, membangun jejaring, memahami kebutuhan pasar, dan pada akhirnya menciptakan peluang usaha yang lebih besar,โ katanya.
Program InJourney UMKM by Sarinah PANDU diikuti oleh 81 UMKM yang mendapatkan rangkaian pembinaan mulai dari capacity building, kurasi, hingga kesempatan untuk mengikuti pameran dan melakukan uji pasar.
Rangkaian program telah dimulai dengan proses kurasi UMKM pada 8โ9 Juli 2026, dilanjutkan dengan Training of Trainers (ToT) bagi 25 talent pool trainer Sarinah pada 13โ17 Juli 2026.
Sarinah juga mengembangkan 10 modul pembelajaran yang disusun berdasarkan kerangka pembelajaran yang telah dimiliki, kebutuhan peningkatan kapabilitas UMKM, serta kebutuhan pasar.
Selanjutnya, para UMKM mengikuti capacity building pada 8โ11 Agustus 2026 di Sarinah Thamrin. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Expo InJourney UMKM by Sarinah PANDU pada 12โ14 Agustus 2026 di Area Pusaka, Sarinah, yang menjadi ruang bagi UMKM untuk menampilkan produk sekaligus mendapatkan pengalaman uji pasar dan peluang membangun jejaring bisnis.

Tidak berhenti pada Expo, sebanyak 9 UMKM kembali terpilih untuk mengikuti Festiloka by BRImo pada 16โ17 Agustus 2026.
Keikutsertaan tersebut memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dengan pasar.
Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Raisha Syarfuan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah untuk memperluas pengalaman Sarinah dalam pembinaan UMKM melalui Sarinah PANDU.
โMelalui Sarinah PANDU, kami telah membangun pengalaman dalam pembinaan UMKM, termasuk melalui pengembangan silabus, modul, dan trainer. Kami bangga pengalaman tersebut kini dapat dikembangkan bersama InJourney dalam skala yang lebih luas, sehingga pembinaan tidak berhenti pada peningkatan kapasitas, tetapi juga membuka akses dan peluang pasar bagi UMKM,โ ujarnya.
Kembali disampaikan Raisha Syarfuan, bagi Sarinah, penguatan kapasitas pelaku usaha merupakan bagian dari peran Sarinah sebagai retail-based cultural experience center. Melalui kolaborasi ini, 81 UMKM diharapkan dapat terus berkembang dan memiliki kesempatan untuk terhubung dengan ekosistem pariwisata Indonesia maupun pasar yang lebih luas.
Melalui program ini, Sarinah juga mengembangkan silabus, modul, dan trainer sebagai bagian dari InJourney Retail Academy, dengan tujuan membangun kapabilitas pembinaan UMKM yang dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“InJourney UMKM by Sarinah PANDU diharapkan dapat menjadi platform yang mempertemukan pembinaan, kurasi, dan akses pasar, sekaligus mendorong semakin banyak UMKM Indonesia untuk naik kelas dan berdaya saing,” katanya.
“Dengan memanfaatkan ekosistem InJourney yang mencakup retail, bandara, destinasi, dan hotel, program ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM untuk menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata Indonesia dan menjangkau pasar yang lebih luas,” pungkas Raisha Syarfuan. (*/Ign)
