JAKARTA, VISTA.CO.ID – Perubahan kepemimpinan terjadi di jajaran senior DBS dengan adanya sejumlah penunjukan baru di Hong Kong, Taiwan, dan Indonesia. Salah satu perubahan penting terjadi di DBS Indonesia, setelah Lim Chu Chong ditunjuk sebagai CEO DBS Taiwan mulai 1 Januari 2027.
Lim sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia sejak Agustus 2022. Selama memimpin DBS Indonesia, ia membawa bank tersebut mencatatkan pertumbuhan laba bersih dua digit pada 2025.
Selain memperkuat bisnis institutional banking, Lim juga mendorong pengembangan sustainable finance dan bisnis wealth management. DBS Indonesia turut memperoleh penghargaan dari Euromoney sebagai Indonesia’s Best Digital Bank for Large Corporates pada 2025.
Berbekal pengalaman lebih dari 30 tahun di industri perbankan, Lim memiliki pengalaman di berbagai bidang, mulai dari institutional banking, perbankan usaha kecil dan menengah, hingga perbankan konsumer.
Sebelum memimpin DBS Indonesia, Lim pernah menjabat Chief Operating Officer Institutional Banking Group (IBG) serta Head of DBS Institutional Banking Group (IBG) China.
Setelah Lim pindah ke Taiwan, posisi Presiden Direktur DBS Indonesia akan diisi Adrian Chai mulai 1 Desember 2026, dengan tunduk pada persyaratan dan persetujuan regulator yang berlaku.
Chai saat ini menjabat sebagai Managing Director di Institutional Banking Group. Ia memiliki pengalaman dalam menangani sejumlah sektor strategis, termasuk otomotif, pangan dan agribisnis, serta logam dan pertambangan.
Perannya turut memperkuat posisi DBS sebagai mitra bagi berbagai perusahaan multinasional yang beroperasi di Asia.
Chai juga memimpin pembentukan IBG Foreign Direct Investment Desk pada 2023. Langkah tersebut dilakukan untuk menangkap peluang dari meningkatnya arus investasi asing ke Singapura dan kawasan ASEAN.
Sebelumnya, Chai menjabat sebagai Head of Large Corporates, DBS China pada 2013 hingga 2018.
CEO DBS Tan Su Shan mengatakan penunjukan sejumlah pemimpin internal tersebut menunjukkan kuatnya jajaran kepemimpinan DBS.
“Sebagai bukti kuatnya jajaran kepemimpinan yang kami miliki, kami dapat menunjuk suksesor Sebastian serta melakukan sejumlah penunjukan pemimpin senior lainnya dari internal DBS,” ujar Tan Su Shan.
Menurut Tan, para pemimpin yang ditunjuk memiliki pemahaman mendalam terhadap organisasi dan hubungan yang kuat dengan nasabah.
“Saya yakin mereka akan terus memperkuat jaringan bisnis kami dan membawanya mencapai pencapaian yang lebih tinggi lagi,” katanya.
Perubahan kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari strategi DBS untuk menjaga kesinambungan bisnis sekaligus memberikan ruang bagi talenta internal untuk mengambil tanggung jawab lebih besar di pasar regional. (*/san)
