JAKARTA, VISTA.CO.ID – Keragaman wilayah penghasil, varietas anggur, serta inovasi dalam proses produksi menjadi bagian dari karakter industri wine Australia yang diperkenalkan melalui Australian Wine Showcase 2026 di Jakarta.
Mengusung tema “Taste Beyond”, acara yang digelar di The Westin Jakarta tersebut menghadirkan sesi guided tasting, kelas edukasi, pameran, dan diskusi bersama pelaku industri. Lebih dari 100 peserta mengikuti kegiatan yang mempertemukan produsen Australia dengan para profesional dari sektor terkait.
Australia memiliki 65 wilayah penghasil wine. Setiap wilayah menawarkan kondisi berbeda, mulai dari iklim, tanah, ketinggian, hingga karakter geografis. Faktor-faktor tersebut memengaruhi jenis anggur yang dibudidayakan dan karakter produk yang dihasilkan.
Keragaman itu membuat lanskap wine Australia tidak hanya bertumpu pada satu gaya. Wilayah beriklim sejuk maupun kawasan yang lebih hangat dapat menghasilkan karakter produk yang berbeda, memberikan pilihan bagi para pelaku industri untuk mengeksplorasi beragam profil wine.
Selain faktor alam, pengalaman dan keterampilan pembuatan wine yang diwariskan dari generasi ke generasi turut membentuk identitas industri tersebut. Di saat bersamaan, para produsen terus mencoba varietas anggur alternatif, mengeksplorasi wilayah penghasil, serta mengembangkan karakter produk baru.
Paul Turale, General Manager Market Development, Wine Australia, mengatakan bahwa peserta di Jakarta menunjukkan ketertarikan untuk mengenal lebih jauh wilayah penghasil dan karakter wine Australia.
“Kami senang melihat antusiasme para pelaku industri yang hadir di Jakarta. Banyak peserta yang tertarik untuk mengenal wine Australia lebih jauh,” kata Turale.
Ia menilai minat tersebut penting dalam memperluas pemahaman pasar Indonesia sekaligus mempererat hubungan dengan mitra industri lokal.
Di luar keberagaman produk, pendekatan yang lebih berkelanjutan dalam budidaya anggur dan produksi wine juga menjadi perhatian sejumlah produsen Australia. Perpaduan antara tradisi dan inovasi tersebut membuka peluang untuk menghadirkan produk yang terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar.
Karakter wine Australia juga dinilai dapat dipadukan dengan beragam hidangan dan momen bersantap. Unsur kesegaran, keseimbangan, serta fleksibilitas dalam paduan makanan menjadi bagian dari karakter yang diperkenalkan kepada para peserta, termasuk pelaku industri kuliner dan perhotelan di Asia Tenggara.
Australian Wine Showcase 2026 berlangsung pada 5–16 Oktober di Bangkok, Ho Chi Minh City, Hanoi, Manila, Kuala Lumpur, dan Jakarta. Selain menjadi ajang pengenalan produk, rangkaian kegiatan tersebut membuka ruang bagi importir, distributor, peritel, dan profesional hospitality untuk bertukar wawasan serta menjajaki peluang kolaborasi dengan produsen Australia.
Dengan memperluas jangkauan ke enam kota, termasuk Malaysia yang baru pertama kali masuk dalam rangkaian acara, Wine Australia berupaya memperkuat koneksi industri sekaligus memperkenalkan kekayaan karakter wine Australia kepada mitra di kawasan. (*/san)
