JAKARTA, VISTA.CO.ID – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sumber Waras saat ini dalam proses transformasi menjadi Universitas Sumber Waras yang ditargetkan sudah dapat menerima mahasiswa baru pada 2027.
Kabar tersebut disampaikan Ketua Pembina Yayasan Kesehatan Sumber Waras, Surya Gupta, dalam acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Yayasan Kesehatan Sumber Waras dan Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta, yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Dalam acara syukuran mengusung tema “Berkembang Bersama dalam Pelayanan, Pendidikan & Pelatihan Kesehatan yang Lebih Baik & Membanggakan” itu, Surya Gupta turut memaparkan sejumlah pencapaian STIKes Sumber Waras sepanjang 2026, mulai dari penambahan mahasiswa baru Prodi Fisioterapi, lulusan pertama Prodi Administrasi Kesehatan, hingga capaian program profesi yang telah mencapai lima angkatan.
“Pencapaian STIKES Sumber Waras pada tahun 2026 tahun ini Satu, izin penambahan prodi fisioterapi terlebih pada tahun 2025 Dan tahun ini merupakan tahun yang kedua Dan sudah ada penambahan mahasiswa baru untuk tahun 2026 ini. Kedua. Prodi administrasi kesehatan tahun ini akan meluluskan angkatan pertama dan izin penyelenggaraan sudah lebih terbit sejak tahun 2022,” katanya.
“Dan dalam perjalanannya mengalami peningkatan peminat yang berdaftarkan pada mahasiswa adminkes. Ketiga, program profesi, sudah mencapai lima angkatan karena penerimaan mahasiswa tiap semester dan mahasiswanya berasal dari berbagai rumah sakit di Jakarta,” sambung Surya Gupta.
Terkait proses transformasi STIKes Sumber Waras menjadi Universitas Sumber Waras, menurut Surya Gupta, saat ini sedang menunggu visitasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
“Jadi harapannya pada tahun 2027 sudah bisa menerima mahasiswa baru di bawah naungan Universitas Sumber Waras,” ujarnya.
Prodi Baru dan Gedung Baru Sedang Dibangun
Terkait program studi (prodi) yang akan tersedia di Universitas Sumber Waras nantinya, menurut Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan Sumber Waras, Safzen Noerdin S.IP, sejumlah prodi yang sudah berjalan akan dilanjutkan, ditambah beberapa prodi baru di luar rumpun kesehatan.
“Kalau untuk universitas itu nanti. Yang sudah ada sekarang. Itu kan perawatan, adminkes, fisioterapi. Kemudian lanjutan itu nurse. Kemudian yang baru nanti ada digital business sama. Hukum bisnis,” jelasnya.
Mengenai target waktu peresmian, Safzen mengatakan pihaknya menargetkan proses ini dapat rampung pada awal tahun mendatang, seiring dengan pembangunan gedung baru yang saat ini masih berlangsung.
“Mudah-mudahan kalau semuanya lancar, mungkin di awal tahun nanti kami sudah memulai karena memang Gedung nya sedang dalam pembangunan,” ujarnya.
SWTC Terakreditasi Madya, Jajaki Pengiriman Tenaga Kerja ke Korea, Jepang, dan Jerman
Dalam kesempatan yang sama, Surya Gupta juga menyampaikan perkembangan Sumber Waras Training Center (SWTC) yang kini telah terakreditasi Madya dari Kementerian Kesehatan dan telah menyelenggarakan 18 jenis pelatihan sejak diresmikan pada Juni 2025, termasuk dipercaya sebagai penyelenggara in-house training bagi rumah sakit lain.
“Satu saat ini SWTC sudah terakreditasi Madya. Artinya sudah memperoleh izin dari Kemenkes untuk menyelenggarakan pelatihan dan workshop secara mandiri. Dua, sejak diresmikan pada bulan Juni 2025 SWTC sudah menyelenggarakan 18 jenis pelatihan dan seminar atau workshop. Saat ini SWTC juga dipercaya oleh rumah sakit lain sebagai penyelenggara in-house training,” katanya.
Ia menambahkan, SWTC saat ini juga tengah menjajaki penyiapan tenaga kerja untuk kebutuhan luar negeri di sejumlah negara.
“Sedang berproses untuk menyiapkan kebutuhan tenaga kerja di luar negeri atau negara yang sedang dijajaki adalah Korea, Jepang, dan Jerman Selamat untuk SWTC Saya rasa demikian saja sambutan saya sampaikan,” pungkas Surya Gupta. (Ign)
