JAKARTA, VISTA.CO.ID – Pencarian pemeran untuk Dhot Design The Movie kembali berlanjut melalui Main Drama Casting episode 18. Sebanyak sembilan peserta mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan akting mereka di hadapan para expert dalam rangkaian proses casting yang menghadirkan sejumlah tantangan berbeda.
Episode kali ini menjadi semakin menarik dengan kehadiran aktris senior Helsi Herlinda sebagai juri tamu. Pengalamannya di dunia seni peran membuat Helsi turut memberikan tantangan secara langsung kepada para peserta sekaligus ikut melakukan penilaian.
Helsi Herlinda dikenal sebagai aktris Indonesia yang telah lama berkecimpung di dunia seni peran. Namanya juga melekat melalui sejumlah karakter yang pernah dimainkan, termasuk karakter antagonis sebagai Ibu dalam Bawang Merah dan Bawang Putih.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian dalam episode tersebut adalah Kinzan Kevin, atau yang akrab disapa Faza. Peserta ini ternyata bukan nama baru dalam proses casting. Ketika memperkenalkan diri, Faza bahkan mendapat respons dari juri yang merasa familiar dengan wajahnya karena ia cukup sering mengikuti casting.
Pada tahap awal, Faza mendapat kesempatan memainkan karakter Peot dalam adegan yang menggambarkan hubungan seorang anak dengan ayahnya yang sedang sakit. Setelah itu, ia kembali mendapat arahan untuk memainkan adegan dengan pembawaan yang lebih ringan.
Penampilannya membuat Faza dinyatakan lolos dan melanjutkan proses ke tahap expert. Di tahap ini, tantangan akting yang dihadapinya semakin beragam.
Salah satunya adalah adegan bersama Helsi Herlinda. Faza berperan sebagai seorang anak yang menghadapi ibunya yang hendak pergi. Ia mempertanyakan keputusan sang ibu dan berusaha menahannya hingga membangun emosi yang kuat dan berujung pada tangisan.
Tak berhenti di sana, Faza juga mendapat tantangan untuk membantu peserta lain bernama Mia. Dalam adegan tersebut, ia harus menjadi lawan main yang mampu mendukung permainan Mia sesuai situasi yang telah diarahkan para expert.
Faza kemudian menghadapi tantangan dengan konflik berbeda. Ia memainkan karakter laki-laki yang menjalin hubungan dengan seorang perempuan pengguna kursi roda. Helsi berperan sebagai sang ibu yang menentang hubungan tersebut, sehingga Faza dituntut memerankan seorang pacar yang harus menghadapi penolakan dari ibunya sendiri.
Setelah melewati berbagai tahap dan tantangan akting, Faza akhirnya dinyatakan lolos dan berhasil mendapatkan Dream Ticket.
Hasil tersebut menjadi kesempatan bagi Faza untuk melanjutkan proses menuju proyek-proyek MD Entertainment, termasuk pencarian pemain untuk Dhot Design The Movie.
Keberhasilan Faza sekaligus menambah warna dalam perjalanan Main Drama Casting episode 18 yang mempertemukan para talenta dengan tantangan akting yang semakin beragam. (*/san)
