SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaTainment
Beranda » VistaTainment » Putri Marino Ungkap Tantangan Perankan Pertiwi di Empat Musim Pertiwi

Putri Marino Ungkap Tantangan Perankan Pertiwi di Empat Musim Pertiwi

foto dok. forka films
foto dok. forka films

JAKARTA, VISTA.CO.ID – Putri Marino mendapat tantangan besar ketika dipercaya memerankan karakter Pertiwi dalam film Empat Musim Pertiwi. Karakter tersebut digambarkan sebagai perempuan yang kembali ke tanah kelahirannya setelah puluhan tahun pergi dan harus berhadapan dengan berbagai kenangan masa lalu.

Bagi Putri, memerankan Pertiwi bukan pekerjaan mudah. Karakter tersebut membutuhkan energi besar karena memiliki perjalanan emosional yang kompleks.

Untuk membantu proses pendalaman karakter, sutradara Kamila Andini mengajak Putri mendiskusikan desain karakter Pertiwi. Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah memberikan bahan bacaan berupa novel karya penulis perempuan asal Mesir, Nawal el-Saadawi.

“Di sini, aku diminta untuk menjadi seseorang yang seperti sudah mati di dalamnya, dingin,” ujar Putri Marino.

Menurut Putri, buku Perempuan di Titik Nol karya Nawal el-Saadawi turut membantunya memahami karakter Pertiwi dan pengalaman yang dilalui tokoh tersebut.

Ada Kerupuk Jumbo hingga Bistik Daging Kentang, Ini Keseruan Masak Gesss Episode 328

“Salah satu yang juga sebenarnya membantuku untuk mengembangkan karakter Pertiwi adalah saat aku diberi bahan bacaan buku Perempuan di Titik Nol karya Nawal el-Saadawi, dan aku akhirnya bisa memahami apa yang dilalui Pertiwi,” katanya.

Dalam cerita, Pertiwi pulang ke tanah kelahirannya setelah meninggalkan tempat tersebut selama puluhan tahun. Kepulangannya mempertemukan kembali dirinya dengan orang-orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Film ini juga menjadi reuni tim Gadis Kretek, yakni Kamila Andini, Ifa Isfansyah, Putri Marino, dan Arya Saloka. Ide pembuatan Empat Musim Pertiwi sendiri sudah muncul sejak 2017, jauh sebelum proyek Gadis Kretek dan Before, Now & Then.

Selain Putri Marino dan Arya Saloka, film ini turut dibintangi Christine Hakim, Hana Malasan, Shofia Shireen, Nagra Pakusadewo, Dwika Pradnyana, Maryam Supraba, Hanna Aretha, dan Totos Rasiti.

Film tersebut juga membawa unsur keberagaman melalui keterlibatan Dwika Pradnyana, aktor dengan vitiligo, serta Hanna Aretha, aktor tuli.

Ada 9 Rasa dalam Bittersweet, Sheryl Sheinafia Ajak Pendengar Menikmati Proses Hidup

Empat Musim Pertiwi dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026 dan hadir di Busan International Film Festival 2026 dalam program A Window On Asian Cinema. (*/san)

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

05

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

06

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

07

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

08

Komunitas SAMBAL Apresiasi Eco-Craft Display 2026, Perkuat Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

09

Pameran SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran, Ini Rangkaian Acara Menariknya 

Pilihan Editor