SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaOto
Beranda » VistaOto » Forland Gandeng 10 Supplier Global untuk Percepat Lokalisasi Komponen dan Persiapan EV “Made in Indonesia”

Forland Gandeng 10 Supplier Global untuk Percepat Lokalisasi Komponen dan Persiapan EV “Made in Indonesia”

PT Tangguh Utama Sejahtera (TUS) - distributor resmi Forland di Indonesia - mengadakan acara pertemuan dengan delegasi supplier komponen yang dipimpin langsung oleh Ms. Yang selaku VP Procurement Forland Motor Corporation. Para supplier yang hadir berasal dari berbagai sektor industri strategis kendaraan niaga modern. (Foto - Forland)

JAKARTA, VISTA.CO.ID – Forland Motor Corporation, produsen kendaraan niaga nomor satu di Tiongkok, bersama distributor tunggalnya di Indonesia, PT Tangguh Utama Sejahtera (TUS), terus memperkuat langkah strategisnya dalam mendukung pengembangan industri kendaraan niaga nasional.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap Indonesia, Forland menyelenggarakan kunjungan studi bersama 10 supplier utama global ke Indonesia guna menjajaki peluang lokalisasi komponen kendaraan niaga Forland.

Langkah ini sekaligus menjadi dukungan nyata terhadap program pemerintah Indonesia dalam peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta penguatan ekosistem industri otomotif nasional.

Delegasi supplier komponen tersebut dipimpin langsung oleh Ms. Yang selaku VP Procurement Forland Motor Corporation. Para supplier yang hadir berasal dari berbagai sektor industri strategis kendaraan niaga modern, meliputi: Power Battery, Rear Axle, Paint sSundries, Auxiliary mMaterials/ Adhesive Materials, Wire Harness & Harness Connector, Electric Motor, Diesel Engine, Cargo & Cabin Stamping Parts, CNG Storage Tank dan berbagai komponen pendukung lainnya.

Kunjungan ini menjadi salah satu langkah awal penting dalam mempersiapkan rantai pasok lokal yang kompetitif dan berkelanjutan di Indonesia.

InJourney UMKM by Sarinah PANDU: Dorong UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing

Forland saat ini tengah mempersiapkan proses perakitan kendaraan niaga di Indonesia dengan target menghadirkan kendaraan listrik (EV) Forland “Made in Indonesia” pada tahun 2026.

“Indonesia merupakan salah satu pasar paling potensial di Asia Tenggara dengan pertumbuhan ekonomi, logistik, dan industrialisasi yang sangat dinamis. Kami melihat Indonesia bukan hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai bagian penting dari strategi jangka panjang Forland dalam membangun ekosistem kendaraan niaga modern dan berkelanjutan,” ucapnya.

Dalam rangkaian agenda kunjungan tersebut, delegasi supplier Forland juga mendapatkan pemaparan mendalam mengenai peluang investasi industri otomotif Indonesia, roadmap elektrifikasi nasional, hingga arah kebijakan TKDN jangka panjang.

Pemerintah Indonesia secara terbuka mengundang investor global untuk masuk ke dalam ekosistem otomotif nasional sebagai bagian dari visi besar menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat produksi kendaraan listrik (EV) dunia.

Fokus utama pemerintah adalah mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara bertahap hingga mencapai 60% dan lebih tinggi pada dekade mendatang.

Federal Oil Raih Top Brand Award 2026 untuk Oli Motor dari Frontier Group

“Indonesia tidak hanya menawarkan pasar yang besar, tetapi juga kemitraan strategis jangka panjang untuk membangun masa depan industri kendaraan niaga dan elektrifikasi di Asia Tenggara,” ujar Trinoto H.S, Direktur BCS Consulting di Jakarta, Senin (18/5).

Masih menurut Trinoto, Indonesia diproyeksikan kembali mencapai pasar otomotif sebesar 1 juta unit pada tahun 2030, didorong oleh kombinasi pertumbuhan kendaraan listrik (EV) dan kendaraan berbasis mesin pembakaran internal (ICE).

Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Pangsa pasar EV nasional meningkat pesat dan diproyeksikan terus bertumbuh hingga akhir dekade ini seiring percepatan elektrifikasi nasional.

Merek-merek otomotif asal Tiongkok saat ini juga mulai mendominasi pasar EV Indonesia melalui investasi manufaktur, pengembangan jaringan distribusi, serta standardisasi proses produksi dan penjualan.

Roadmap TKDN dan Dukungan Insentif Investasi

850 Lowongan Kerja Dibuka, Career Day 2026 Dorong Talenta Muda Tembus Dunia Industri

Pemerintah Indonesia telah menetapkan roadmap TKDN secara bertahap, dimulai dari target 40% hingga 2026, meningkat menjadi 60% pada 2029, dan ditargetkan mencapai 80% pada 2030.

Pencapaian TKDN tidak hanya memberikan manfaat fiskal seperti insentif pajak dan penghapusan PPNBM tertentu, namun juga menjadi syarat penting agar produk dapat masuk ke dalam pengadaan pemerintah maupun BUMN.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan berbagai fasilitas investasi yang kompetitif, antara lain: Tax Holiday, Tax Allowance, Bea masuk 0% untuk skema impor CKD (Completely Knocked Down), Dukungan proses legalitas dan perizinan industri, Dukungan sertifikasi dan regulasi impor.

Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan bahwa investor asing diperbolehkan memiliki kepemilikan saham hingga 100% melalui skema Penanaman Modal Asing (PMA), sehingga memberikan fleksibilitas tinggi bagi investor global dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Pulau Jawa masih menjadi pusat utama industri otomotif nasional dengan kawasan industri strategis yang berkembang pesat di wilayah Bekasi, Cikarang, Karawang, Tangerang, hingga Semarang.

Wilayah-wilayah tersebut dinilai memiliki ekosistem industri yang semakin kompetitif dari sisi biaya, logistik, sumber daya manusia, hingga kesiapan infrastruktur manufaktur.

Dalam pemaparan investasi juga disebutkan bahwa pemerintah Indonesia siap mendukung investor baru dalam proses pengembangan industri agar dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan sesuai regulasi yang berlaku.

“Memasuki pasar baru terkadang terasa kompleks bagi investor global. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, konsultan industri, dan pelaku usaha menjadi sangat penting untuk memastikan proses investasi berjalan lancar dan berkelanjutan,” tutup Trinoto. (*/May)

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

05

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

06

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

07

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

08

Pameran SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran, Ini Rangkaian Acara Menariknya 

09

Komunitas SAMBAL Apresiasi Eco-Craft Display 2026, Perkuat Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

Pilihan Editor