SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaTainment
Beranda » VistaTainment » Andi Annisa Ungkap Perubahan Karakter Pamela di Sinetron Wajah Cinta Yang Lain

Andi Annisa Ungkap Perubahan Karakter Pamela di Sinetron Wajah Cinta Yang Lain

Andi Annisa pemeran Pamela di sinetron Wajah Cinta Yang Lain. (Foto - Ign)
Andi Annisa pemeran Pamela di sinetron Wajah Cinta Yang Lain. (Foto - Ign)

JAKARTA, VISTA.CO.ID – Sinetron unggulan SCTV “Wajah Cinta Yang Lain” terus menghadirkan cerita yang penuh drama, romansa, konflik, hingga humor yang menghibur pemirsa.

Dibintangi Dinda Kirana, Oka Antara, Aulia Sarah, Andi Annisa, Devina Aureel, Denny Weller, dan sejumlah pemain lainnya, perkembangan karakter para tokohnya pun semakin menarik untuk diikuti.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Pamela, yang diperankan Andi Annisa.

Menariknya, karakter Pamela ternyata mengalami perubahan cukup jauh dari rencana awal.

Andi Annisa mengungkapkan, Pamela semula dipersiapkan sebagai sosok antagonis yang licik dan menjadi lawan Ariana.

Tak Cuma Andalkan Teknik Vokal, Sheera Dalami Makna Lirik “Luka Terakhir”

“Namun, seiring berjalannya cerita, karakter tersebut justru berkembang menjadi sosok yang lebih santai, cuek, bahkan kocak,” katanya saat jumpa pers lewat daring Kamis (10/9/2026).

Respons positif pun datang dari penonton. Alih-alih mendapat banyak hujatan, Pamela justru dinantikan karena tingkah lucunya yang menjadi penyegar di tengah konflik cerita.

Sementara itu, Denny Werlen yang berperan sebagai Beno juga menceritakan perkembangan karakternya. Beno disebut sebagai salah satu karakter yang cukup fleksibel karena sejak awal memang memiliki sisi konyol.

Selain membantu Davin mencari tahu tentang Ariana, Beno kerap menjadi sumber humor dengan tingkah spontan dan celetukan-celetukannya. Bahkan, kehadiran Beno sering kali membuat suasana menjadi lebih ringan.

Tak kalah menarik, Aulia Sarah juga membongkar perubahan karakter Karen. Jika awalnya Karen terlihat begitu kuat sebagai tokoh antagonis, semakin jauh cerita berjalan, penonton justru diperlihatkan sisi lain dari dirinya.

Tak Cuma Hantu, Film Horor Indonesia Kini Eksplorasi Trauma hingga Ketakutan Psikologis

Menurut Aulia, setiap karakter di “Wajah Cinta Yang Lain” memiliki lapisan cerita masing-masing.

“Karen pun ternyata tidak sepenuhnya jahat. Ada sisi baik dan alasan di balik sikap kerasnya, termasuk persoalan keluarga serta hubungan dengan sang ayah,” terangnya.

Keseruan juga terjadi di balik layar. Andi Annisa mengaku dirinya dan para pemain lain kerap kesulitan menahan tawa ketika menjalani adegan tertentu, terutama saat Pamela bernyanyi.

Bahkan, beberapa adegan disebut bisa membutuhkan berulang kali take karena para pemain maupun kru ikut tertawa melihat tingkah Pamela.

Di sisi lain, Devina Aureel yang memerankan Nadin juga merasakan perubahan besar pada karakternya.

Fany Sulf Raih Dream Ticket Usai Tunjukkan Kemampuan Dangdut dan R&B di Main Drama Casting**

“Nadin yang pada awal cerita digambarkan lebih kaku dan elegan, kini berkembang menjadi sosok yang jauh lebih santai,” pungkasnya.

Kehadiran Beno pun disebut turut memengaruhi perubahan tersebut.

Dengan perpaduan drama, romansa, konflik, aksi, dan humor, “Wajah Cinta Yang Lain” terus menawarkan warna berbeda di setiap episodenya. Apalagi, hubungan antarkarakter semakin berkembang dan menyimpan berbagai kejutan yang membuat pemirsa penasaran dengan kelanjutan ceritanya. (Ign)

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

05

Tante Sonya Tak Sekadar Kisah Romansa, WeTV Bidik Penonton Global

06

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

07

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

08

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

09

Komunitas SAMBAL Apresiasi Eco-Craft Display 2026, Perkuat Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

Pilihan Editor