SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaNews
Beranda » VistaNews » AirAsia Perketat Aturan Penggunaan Power Bank di Penerbangan

AirAsia Perketat Aturan Penggunaan Power Bank di Penerbangan

AirAsia
Guna meningkatkan keselamatan penerbangan, AirAsia memperketat aturan penggunaan power bank (Foto - @flyairasia.id)

JAKARTA, VISTANEWS.ID – AirAsia mengumumkan kebijakan baru terkait penggunaan dan pengisian daya power bank dalam semua penerbangan yang berlaku mulai 1 April 2025. 

Langkah ini diambil guna meningkatkan keselamatan penerbangan dan meminimalkan risiko insiden yang berkaitan dengan baterai selama penerbangan.

Kebijakan baru ini mengacu pada standar keselamatan penerbangan global yang ditetapkan oleh International Air Transport Association (IATA) serta mengikuti Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE 02 Tahun 2023.

AirAsia mengimbau seluruh penumpang untuk memastikan bahwa power bank yang dibawa sesuai dengan kebijakan maskapai sebelum tiba di bandara. 

Berikut adalah aturan terkait kapasitas power bank yang diperbolehkan dalam penerbangan Maksimal 100 watt-jam (Wh) atau 20.000 miliampere-jam (mAh) – Dapat dibawa ke dalam kabin tanpa persetujuan khusus. Antara 100Wh hingga 160Wh – Memerlukan persetujuan maskapai di konter check-in. Di atas 160Wh – Dilarang dibawa dalam penerbangan.

Gugur Saat Memadamkan Kebakaran, PNS Damkar Terima Penghargaan Anumerta dari BKN

AirAsia juga memberlakukan larangan ketat terkait penggunaan power bank selama penerbangan. 

Berikut adalah aturan yang wajib dipatuhi oleh penumpang:

  • Power bank harus disimpan di kantong kursi atau di bawah kursi.
  • Dilarang menyimpan power bank di kompartemen atas.
  • Penggunaan power bank selama penerbangan tidak diperbolehkan.
  • Power bank tidak boleh digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik saat penerbangan.
  • Power bank dilarang dimasukkan ke dalam bagasi terdaftar dan harus dibawa ke dalam kabin.

Head of Indonesia Affairs and Policy Indonesia AirAsia, Eddy Krismeidi, menegaskan bahwa maskapai akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan ini.

“Demi memastikan kebijakan ini dipatuhi, AirAsia akan memasang pengingat keselamatan di konter check-in serta memperkuat sosialisasi melalui pengumuman saat proses boarding dan di dalam pesawat,” katanya.

“AirAsia berkomitmen penuh untuk menegakkan standar keselamatan tertinggi sesuai dengan praktik terbaik industri, demi melindungi penumpang, awak pesawat, dan pesawat dari potensi risiko,” lanjut Eddy Krismeidi melalui keterangan resminya. 

Polda Metro Jaya Tangkap Wanita asal Ciamis, Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Turunkan Prabowo-Gibran Jelang 17 Agustus

AirAsia juga mengapresiasi kerja sama seluruh penumpang dalam mematuhi aturan ini demi menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak.

Sebagai informasi tambahan, Indonesia AirAsia telah diakui secara resmi sebagai operator yang telah lulus audit keselamatan operasional oleh IATA melalui sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA).

Untuk informasi lebih lanjut mengenai barang yang dilarang dalam bagasi, penumpang dapat mengunjungi situs resmi AirAsia atau bertanya langsung di konter check-in bandara. (Red/Ign)

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

05

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

06

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

07

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

08

Komunitas SAMBAL Apresiasi Eco-Craft Display 2026, Perkuat Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

09

Pameran SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran, Ini Rangkaian Acara Menariknya 

Pilihan Editor