JAKARTA, VISTA.CO.ID – Peluncuran novel perdana Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjudul Diana Memang Manja menjadi momen istimewa bagi keluarga dan para sahabat yang hadir. Karya terbaru SBY tersebut tidak hanya mendapat sambutan dari kalangan seniman dan tokoh nasional, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Yudhoyono.
Dalam acara yang berlangsung di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10/2026), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hadir bersama keluarga untuk menyaksikan peluncuran novel perdana sang ayah.
AHY mengungkapkan rasa bangga sekaligus haru melihat SBY terus menuangkan pengalaman hidup dan perjalanan batinnya melalui berbagai karya seni.
“Sangat bangga dan terharu menyaksikan Pepo menuangkan kenangan bersama Memo serta perjalanan batinnya ke dalam seni dan karya,” ungkap AHY.
Menurut AHY, novel Diana Memang Manja bukan sekadar pencapaian baru dalam perjalanan kreatif SBY, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki ketertarikan terhadap seni dan sastra.
“Ini sebuah teladan nyata tentang keberanian melangkah dan terus berkarya,” tambah AHY.
SBY sendiri selama ini dikenal memiliki ketertarikan besar terhadap dunia seni. Selain melukis, ia juga aktif menulis lagu dan puisi serta bermain gitar. Peluncuran novel perdana ini menjadi babak baru dalam perjalanan kreatifnya.
Apresiasi terhadap karya SBY juga datang dari Wakil Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dede Yusuf. Ia mengaku takjub melihat kemampuan SBY yang terus produktif menghasilkan karya di berbagai bidang.
“Beliau seorang jenderal, hobi bola voli sejak remaja, menulis lagu, puisi, melukis. Saya yang artis belum tentu bisa seperti Pak SBY,” kata Dede Yusuf.
Sementara itu, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ingrid Kansil menyampaikan rasa terhormat karena menjadi salah satu dari 14 perwakilan yang menerima langsung novel tersebut dari SBY.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya, bisa mendapat langsung novel Diana Memang Manja, dan membacanya,” ujarnya.
Acara peluncuran yang berlangsung di Cikeas tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan kader Partai Demokrat. Di antaranya Ketua Umum Partai Demokrat AHY, Sekjen Herman Khaeron, Anton Sukartono Suratto, serta Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat dr Ratnawati.
Hadir pula Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara. Mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan juga ikut meramaikan acara melalui sesi bincang-bincang bersama SBY.
Selain itu, sejumlah tokoh dari kalangan seni dan hiburan seperti Sari Koeswoyo, Beby Tsabina, Novita Wibowo, Sundari Soekotjo, Dina Lorenza, Metz dari 3 Pemuda Berbahaya, serta Bonny dari Brasakustik turut hadir.
Peluncuran Diana Memang Manja memperlihatkan sisi lain SBY sebagai sosok yang terus mengeksplorasi kreativitas. Melalui karya sastra tersebut, ia memberikan pesan bahwa kesempatan untuk belajar, berkarya, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat tidak dibatasi usia maupun latar belakang profesi. (*/san)
