JAKARTA, VISTA.CO.ID – Sigit Wardana memilih pendekatan candid dan street style dalam video lirik lagu terbarunya, “Bis Kota”. Konsep tersebut digunakan untuk menangkap kehidupan masyarakat Jakarta secara spontan, tanpa terlalu banyak mengubah situasi yang terjadi di ruang publik.
Sejumlah lokasi ikonik menjadi bagian dari visual, mulai dari kawasan Halte Bundaran HI, jalan protokol hingga titik-titik transportasi umum. Aktivitas warga yang sedang berjalan, menunggu kendaraan hingga bepergian menjadi elemen yang memperkuat cerita lagu.
Bagi tim produksi, Jakarta tidak ditempatkan hanya sebagai latar belakang. Kota tersebut justru menjadi bagian dari cerita “Bis Kota”, dengan berbagai karakter dan aktivitas masyarakat yang muncul secara natural.
“Kami ingin menunjukkan hiruk pikuk kota Jakarta yang meskipun selalu ramai dan padat namun tetap ada kenangan di setiap perjalanannya,” kata Rifqi Kumsi, videografer dalam produksi video tersebut.
Proses pengambilan gambar di ruang publik juga menghadirkan tantangan tersendiri. Tim tidak dapat sepenuhnya mengontrol kondisi halte, bus maupun penumpang yang berada di lokasi. Karena itu, mereka harus mampu beradaptasi dengan situasi yang berlangsung.
Salah satu momen yang cukup menantang terjadi ketika tim mengejar suasana matahari terbenam di Stasiun Manggarai. Namun, kondisi cuaca berubah ketika mereka tiba di lokasi.
“Awalnya terik menjadi berawan. Akhirnya kita pun berimprovisasi menjadi siluet di balik langit yang berawan,” ungkap Rifqi.
Perubahan tersebut justru dimanfaatkan menjadi bagian dari visual. Pendekatan ini sejalan dengan konsep utama “Bis Kota” yang ingin menghadirkan suasana kota secara jujur dan tidak dibuat-buat.
Sigit sendiri menilai masyarakat Jakarta yang secara natural terekam dalam video turut memberikan kehidupan pada karya tersebut. “Tim yang sangat luar biasa gesit mengakali kendala syuting di area publik dan tentunya masyarakat kota yang secara natural menjadi ‘aktor’ pelengkap dan memberikan kehidupan di dalam video ini,” ujarnya.
Melalui video lirik “Bis Kota”, Sigit Wardana bersama tim AFE Records dan manajemen menghadirkan potret Jakarta yang dekat dengan keseharian. Keramaian, kepadatan, perubahan cuaca hingga aktivitas masyarakat menjadi bagian dari perjalanan visual yang mengiringi lagu tersebut. (*/san)
