SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaNews
Beranda » VistaNews » Anak yang Kecewa dan yang Terlalu Bangga Kepada Bapaknya 

Anak yang Kecewa dan yang Terlalu Bangga Kepada Bapaknya 

Film bisu berjudul "Otona no Miru Ehon - Umarete wa Mita Keredo (I Was Born, But...)" karya Yasujirō Ozu, tahun 1932.
Film bisu berjudul "Otona no Miru Ehon - Umarete wa Mita Keredo (I Was Born, But...)" karya Yasujirō Ozu, tahun 1932.

Oleh: Herman Wijaya

Keiji and Ryoichi adalah dua murid baru di sebuah sekolah dasar di pinggiran kota Tokyo. Sebagai anak baru, kedua bocah ini dibully oleh teman-temannya, sampai ia ditolong oleh lelaki yang lebih besar. 

Keiji and Ryoichi mengatakan bahwa ayahnya adalah orang hebat. Tetapi ketika ia bermain ke rumah sahabatnya, Taro, dia melihat bapaknya hanyalah seorang bawahan yang bisa disuruh-suruh oleh bosnya. Melihat hal itu Keiji dan Ryoichi kecewa. 

Kisah itu terdapat dalam film bisu berjudul “Otona no Miru Ehon – Umarete wa Mita Keredo (I Was Born, But…)” karya Yasujirō Ozu, tahun 1932. Saya sempat menontonnya di TIM pada tahun 90-an, dalam pemutaran khusus. 

Yazujiro Ozu (12 Desember 1903 -12 Desember 1963)  adalah sutradara film dari  Jepang yang berpengaruh. Ia dilahirkan di Fukagawa, Tokyo. 

850 Lowongan Kerja Dibuka, Career Day 2026 Dorong Talenta Muda Tembus Dunia Industri

Pada usia 10, ia dan saudara-saudaranya dikirim ibunya untuk tinggal di Matsuzaka, di mana ia kemudian dibesarkan. Ia sempat bekerja sebentar sebagai guru, tetapi lantas kembali ke Tokyo pada 1923 untuk bergabung dengan Shochiku. 

Ozu mulanya adalah asisten kamerawan, kemudian menjadi asisten sutradara, dan kemudian menjadi sutradara dengan film pertama Zange no Yaiba pada 1927. 

Selama kariernya, ia telah menyutradarai 53 film: 26 dalam 5 tahun pertamanya, dan hanya 3 yang bukan untuk Sochiku. Ozu pertama membuat film-film komedi, kemudian beralih ke drama pada tahun 1930-an. 

Yang menarik dari film I Was Born, But…adalah kemampuan Ozu membaca psikologi anak, yang memiliki kebanggaan kepada orang tuanya. Kadang sang anak melihat kehebatan ayahnya secara berlebihan, sehingga ia tak sanggup menerima kenyataan, ketika tahu sang ayah hanyalah seorang bawahan. 

Saat ini di media sosial di Indonesia sedang ramai orang-orang memposting dan menanggapi pernyataan Yudo Sadewa, anak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di instagram. 

Bukan Cuma Balap Karung, Lomba HUT RI ke-81 Kini Makin Kreatif dan Penuh Kejutan

Dalam ungkapannya Yudo mengatakan, “Alhamdulillah, ayahku melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar menjadi menteri.” 

Ungkapan itu kabarnya sudah dihapus. Tapi sempat discreenshoot oleh netizen, dan kini menjadi ramai. 

Yudo adalah tipikal anak pejabat di Indonesia, yang umumnya bangga dengan jabatan orang tua, dan karena itu pula dia juga merasa hebat. 

Dalam masyarakat feodal, memang ada dua sifat yang melekat: rendah diri kalau kekurangan, dan tinggi hati kalau merasa lebih. 

Tidak jarang karena jabatan ayah atau suami, maka anak dan istri pun merasa berkuasa. Apalagi jika kemudian dilembagakan seperti Dharma Wanita, atau lain-lainnya. 

Singing Competition Kodam VI/Mulawarman, Panggung Talenta Meriahkan HUT RI ke-81

Seolah-olah kalau suaminya punya jabatan, isterinya pun harus punya peran. Kemudian itu pun menurun kepada anak-anaknya. Padahal bisa jadi ayah atau suaminya hanya seorang bawahan yang bisa disuruh-suruh atau bahkan dimaki oleh atasannya. (Red/***)

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

05

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

06

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

07

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

08

Komunitas SAMBAL Apresiasi Eco-Craft Display 2026, Perkuat Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

09

Pameran SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran, Ini Rangkaian Acara Menariknya 

Pilihan Editor