KOTA BOGOR, VISTA.CO.ID – Pemerintah dan aparat penegak hukum di Kota Bogor memperkuat pemantauan bahan pangan dengan mengecek langsung ketersediaan beras SPHP dan beras premium di sejumlah retail modern.
Pemantauan tersebut dilakukan Satgas Pangan Polresta Bogor Kota bersama BAPANAS Pusat, DKPP Kota Bogor, Disperindag Kota Bogor dan Bulog Bogor.
Dua lokasi yang menjadi titik pemantauan yakni Yogya Junction dan Plaza Jambu Dua Mitra Mart. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan fokus melihat kondisi stok serta penyaluran beras di tingkat retail.
Pengecekan lapangan dilakukan untuk mengetahui secara langsung keberadaan pasokan beras yang tersedia bagi masyarakat. Tidak hanya jumlah stok, tim juga memantau kondisi distribusi khususnya untuk beras SPHP dan beras premium.
Kegiatan bersama tersebut menjadi bentuk koordinasi lintas lembaga dalam menjaga rantai pasok pangan. Kehadiran sejumlah instansi di lokasi juga memungkinkan kondisi distribusi dipantau secara bersama-sama.
Polresta Bogor Kota melalui Satgas Pangan menegaskan bahwa pemantauan bahan pangan akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan instansi terkait. Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung ketersediaan pangan di wilayah Kota Bogor.
Sinergi dengan BAPANAS, Pemerintah Kota Bogor dan Bulog juga menjadi bagian penting dalam memastikan distribusi beras dapat berlangsung dengan baik hingga ke tingkat retail.
Dengan pemantauan secara langsung, kondisi pasokan di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi dalam menjaga kebutuhan pangan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengawasan pangan tidak hanya dilakukan di tingkat pusat, tetapi juga menyentuh titik penjualan yang berhubungan langsung dengan konsumen.
Satgas Pangan Polresta Bogor Kota menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam melakukan monitoring bahan pangan, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dengan baik. (*/san)
