JAKARTA, VISTA.CO.ID – Andik Vermansyah, penyerang sayap Garudayaksa FC menyambut penuh rasa syukur keberhasilan timnya mengamankan kemenangan 3-1 atas PSS Sleman pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (1/11) malam.
Kemenangan ini terasa makin spesial bagi Andik. Selain menjadi momen kebangkitan tim, laga ini juga menandai kembalinya mantan pemain timnas Indonesia tersebut ke lapangan usai dibekap cedera selama dua pekan.
Andik menyoroti keberhasilan Garudayaksa FC yang mampu memecah kebuntuan lebih awal di laga ini. Menurutnya,mampu unggul terlebih dahulu menjadi momentum krusial yang membedakan laga ini dibandingkan tujuh pertandingan sebelumnya.
“Saya sangat bersyukur sekali tim bisa meraih kemenangan dengan mencetak gol duluan. Biasanya di tujuh pertandingan sebelumnya kami belum bisa mencetak gol pertama dan malah kebobolan lebih dulu. Itu poin yang sangat penting bagi kami,” ujar Andik dikutip dari laman ileague.id.
Hasil kemenangan atas skuat lawan yang berjuluk Super Elang Jawa diakui Andik menjadi suntikan motivasi berharga bagi seluruh anggota tim untuk menatap laga-laga berikutnya di kompetisi.
“Alhamdulillah kami diberi kemenangan yang sangat berarti untuk meningkatkan rasa percaya diri menghadapi pertandingan-pertandingan ke depan. Saya sangat berterima kasih kepada rekan-rekan setim atas kerja kerasnya,” tuturnya.
Selain memuji performa kolektif tim, Andik juga mengungkapkan kebahagiaannya usai dipercaya tampil oleh pelatih Milos Joksic untuk mengisi peran sebagai playmaker atau pemain nomor 10.
“Saya baru kembali setelah cedera selama dua minggu. Alhamdulillah hari ini langsung diberikan kepercayaan bermain di posisi nomor 10. Saya sangat senang sekali bisa kembali membantu tim,” ujarnya.

Reaksi Milos Joksic
Sementara itu, pelatih Milos Joksic memberikan selamat kepada para pemainnya yang dinilai mampu mengelola tekanan dengan baik di lapangan, meski ia mencatat efisiensi penyelesaian akhir dan pertahanan masih perlu ditingkatkan.
“Selamat untuk para pemain saya. Meski dalam tekanan besar, kami tampil baik dan bermain bagus, hanya saja kurang banyak mencetak gol. Ke depannya saya yakin tim ini akan terus berkembang karena masih banyak potensi yang bisa digali,” tuturnya.
Meski meraih kemenangan kedua musim ini, pelatih asal Serbia tersebut menyoroti catatan pertahanan Garudayaksa FC yang belum pernah mengukir clean sheet.
“Saya menyukai permainan umpan pendek dan ingin mencetak banyak gol, tetapi saya juga menginginkan clean sheet. Hingga saat ini kami belum mencatatkan clean sheet, dan itu hal yang harus kami benahi. Jujur saya belum puas hanya dengan dua kemenangan, tetapi ini tentu lebih baik daripada tidak sama sekali,” tegas Milos.
Kemenangan atas PSS Sleman ini menjadi modal berharga bagi Garudayaksa FC untuk mendongkrak posisi mereka di posisi 14 klasemen sementara BRI Super League 2026/2027. (*/May)
