BALIKPAPAN, VISTA.CO.ID – Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 berlangsung semarak dengan digelarnya Singing Competition “Teruslah Melangkah untuk Merah Putih”. Ajang ini menjadi panggung bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan bernyanyi sekaligus mengekspresikan semangat kemerdekaan melalui seni dan budaya.
Kegiatan yang digagas di bawah kepemimpinan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah dan kelompok usia. Mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa tampil dengan karakter dan kemampuan vokal yang beragam.
Tidak hanya dituntut memiliki suara yang baik, peserta juga harus mampu membawakan lagu dengan penuh penghayatan. Ekspresi, improvisasi dan kemampuan menyampaikan pesan lagu menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses penilaian.
Krido Pramono mengatakan, Singing Competition memiliki pesan penting bagi generasi penerus bangsa. Menurutnya, kontribusi untuk Indonesia dapat dilakukan melalui berbagai bidang, termasuk seni dan budaya.
“Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus terus melangkah untuk memberikan yang terbaik. Tidak hanya melalui profesi di bidang militer, polisi, perusahaan atau pemerintahan, tetapi juga melalui seni dan budaya,” ujar Krido Pramono.
Dalam kompetisi tersebut, peserta membawakan lagu wajib serta dua lagu pilihan ciptaan Krido Pramono, yaitu “Terus Melangkah” dan “Cinta yang Harus Kumiliki”.
Untuk menentukan peserta terbaik, panitia menghadirkan jajaran juri berpengalaman, yakni CongQ Perwira sebagai Ketua Dewan Juri, Tiwi T2, Dodit Mulyanto dan Shakira Idol.
CongQ Perwira mengaku terkesan dengan kemampuan para peserta. Banyak penampilan dinilai memiliki kualitas vokal yang baik sehingga proses penjurian menjadi cukup sulit.
Dodit Mulyanto juga melihat banyak talenta potensial sepanjang kompetisi. Ia menilai sejumlah peserta mampu memberikan improvisasi dan penghayatan yang membuat penampilan terasa lebih personal.
Sementara itu, Tiwi T2 menyoroti keberanian dan kesiapan peserta anak-anak. Menurutnya, para peserta muda sudah mampu mengatur energi dan memahami karakter lagu yang dibawakan.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Arghan Lestaluhu, peserta dengan keterbatasan penglihatan. Kondisi tersebut tidak menghalanginya untuk tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik di atas panggung.
Semangat Arghan bahkan mendapatkan apresiasi khusus dari Krido Pramono. Setelah mengetahui keinginan Arghan untuk memberikan kesempatan kepada keluarganya menjalankan ibadah umrah serta keinginannya memiliki laptop untuk belajar, Krido memberikan hadiah berupa umrah bagi orang tua Arghan dan sebuah laptop.
“Saya tanya Argan punya cita-cita apa untuk kamu dan orang tuamu atau siapapun itu dia bilang boleh nggak ibu saya dan Bapak saya dan nenek saya berangkat umroh. Yang kedua boleh minta satu lagi nggak katanya karena pengen belajar, butuh laptop. Oke saya kasih hadiah umroh dan laptop,” ungkap Krido.
Kisah tersebut menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam Singing Competition. Ajang ini akhirnya tidak hanya menjadi kompetisi untuk mencari penyanyi terbaik, tetapi juga menjadi ruang apresiasi terhadap perjuangan, keberanian dan semangat peserta.
Kemeriahan HUT RI ke-81 semakin lengkap dengan berbagai kegiatan lainnya, termasuk lomba tarik tambang yang diikuti anggota TNI. Acara turut diramaikan kehadiran Fajar Sadboy dan Liling Sugeha yang menghibur peserta serta penonton.
Melalui Singing Competition “Teruslah Melangkah untuk Merah Putih”, semangat kemerdekaan dihadirkan melalui musik dan kreativitas. Pesan yang disampaikan pun sederhana, yakni setiap generasi dapat terus melangkah dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia melalui kemampuan serta bidang yang dimilikinya. (*/san)
