SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaSport
Beranda » VistaSport » Rahmatsho Rahmatzoda Senang Menjalani Ibadah Ramadan di Indonesia

Rahmatsho Rahmatzoda Senang Menjalani Ibadah Ramadan di Indonesia

Bek PSIM Yogyakarta asal Tajikistan,Rahmatsho Rahmatzoda sangat senang menjalani ibadah puasa di Indonesia. Foto: PSIM

JAKARTA, VISTA.CO.ID – Rahmatsho Rahmatzoda menjadi salah satu pemain muslim di tim PSIM Yogyakarta yang membawanya menjalani aktivitas di bulan Ramadan kali ini di Indonesia.

Salah satu yang menjadi cerita dari pemain ini adalah dia menjalani puasa tanpa kehadiran keluarganya yang jauh di kampung halaman di Tajikistan. 

Meski mengaku sangat merindukan suasana Ramadan bersama keluarga, tetapi Rahmatsho mengaku tidak kesulitan menjalani ibadah puasa di Indonesia.

Lingkungan dan masyarakat di Indonesia disebutnya sangat membantu lebih mudah beradaptasi, sekalipun di bulan Ramadan.

“Saya sangat jatuh cinta dengan negara ini. Saya menyukai semuanya, dan saya ingin tinggal di sini untuk waktu sangat lama. Menurut saya esensi bulan suci Ramadan dimana saja tetaplah sama,” kata Rahmatsho Rahmatzoda dikutip dari laman ileague.id.

Pengusaha dan Politisi Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

Momen istimewa bulan puasa ini rupanya perlahan membangkitkan memori sang pemain terhadap kebiasaan manis di kampung halamannya.

“Tidak ada persiapan khusus untuk Ramadan kali ini, hanya saja biasanya ada banyak keluarga dan teman. Bisa menghabiskan bulan seperti ini bersama keluarga adalah hal sangat luar biasa,” ucapnya lagi.

Meski besar keinginan Rahmatsho untuk menjalani Ramadan bersama keluarga, tetapi atlet kelahiran 6 April 2004 ini tetap ingin mengutamakan komitmennya sebagai pemain sepak bola profesional.

“Tentu terasa sulit karena keluarga saya berada sangat jauh. Saya sebenarnya sangat ingin menghabiskan hari-hari seperti ini bersama keluarga. Namun, sepak bola adalah bagian dari hidup saya. Saya harus rela berkorban demi sepak bola,” jelasnya.

Dia juga menuturkan bahwa kewajiban menjalankan ibadah puasa, sama sekali tidak mengganggu ritme latihan maupun jadwal pertandingannya di lapangan hijau.

UNGU Gelar Konser 30 Tahun Berkarya, Janjikan Pertunjukan Terbesar dan Paling Emosional

“Sama sekali tidak sulit, sebaliknya di bulan ini saya justru mendapatkan lebih banyak energi dan kekuatan, Ramadan sangat penting bagi saya,” ujarnya menambahkan.

Intensitas fisik berskala tinggi selama sesi latihan, terbukti berhasil dia atasi melalui pola makan teratur saat sahur serta berbuka.

“Sama sekali tidak memberatkan. Saya makan di pagi hari saat sahur dan kemudian saat berbuka puasa. Bisa dibilang pada masa-masa seperti ini, saya justru memiliki lebih banyak kekuatan dan energi,” kata pemilik nomor punggung 63 di PSIM itu.

Rahmatsho juga mengaku tidak kesulitan saat memilih hidangan untuk sahur dan berbuka. Menurutnya, makanan di Yogyakarta tidak jauh berbeda cita rasanya dengan makanan di kampung halamannya. (*/May)

Sarinah Boyong 43 Brand Lokal ke MASA Singapore 2026, Perkuat Eksposur Kreativitas Indonesia di Pasar Global

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

05

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

06

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

07

Komunitas SAMBAL Apresiasi Eco-Craft Display 2026, Perkuat Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

08

Pameran SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran, Ini Rangkaian Acara Menariknya 

09

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

Pilihan Editor