KABUPATEN TANGERANG, VISTA.CO.ID – Kakak beradik Nadine Chandrawinata dan Mischa Chandrawinata mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan hewan. Pesan tersebut disampaikan keduanya saat menghadiri talkshow di Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026.
Nadine dan Mischa tampil sebagai public figure sekaligus pet lover dalam acara yang digelar CPPETINDO melalui brand Rocco dan BOLT bersama koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI).
Bagi Nadine, kepedulian masyarakat terhadap hewan tidak cukup hanya ditunjukkan melalui rasa sayang kepada hewan peliharaan. Menurutnya, masyarakat juga perlu berani menyuarakan penolakan terhadap praktik kekerasan dan perdagangan hewan untuk konsumsi.
“Perdagangan daging anjing adalah bentuk kekerasan struktural pada hewan yang harus dihentikan,” ujar Nadine Chandrawinata.
Ia menilai petisi yang dibuka dalam kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu bentuk partisipasi publik untuk mendorong pemerintah memperkuat regulasi perlindungan hewan.
“Lewat panggung publik ini, kami ingin menggugah kesadaran masyarakat bahwa keberanian kita mengisi petisi adalah langkah awal untuk menekan pembuat kebijakan agar hukum pro-kesejahteraan hewan segera disahkan,” lanjut Nadine.
Sementara itu, Mischa Chandrawinata melihat persoalan perlindungan hewan tidak terlepas dari bagaimana manusia membangun empati terhadap hewan yang hidup berdampingan dengan mereka.
“Sebagai pet lover, saya percaya hubungan yang baik antara manusia dan anabul dimulai dari empati. Kita tidak boleh lagi menutup mata atau menganggap maklum kekerasan pada hewan di sekitar kita,” kata Mischa.
Menurut Mischa, gerakan perlindungan hewan membutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas. Kesadaran tersebut diharapkan tidak hanya muncul saat masyarakat berada di acara pameran hewan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Gerakan ini mengajak kita semua untuk mulai peduli dan mau bersuara demi memberikan rasa aman bagi hewan yang hidup berdampingan dengan kita,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pengunjung juga diajak mengisi petisi yang setiap tanda tangannya dikonversi menjadi donasi 500 gram pakan untuk anjing-anjing di shelter.
Aksi tersebut menjadi bagian dari kampanye “Anti Jagal, Mari Jaga” yang digagas CPPETINDO. Selain menggalang dukungan publik, kegiatan ini juga mendorong percepatan pengesahan RUU Perlindungan dan Kesejahteraan Hewan yang telah masuk Prolegnas Prioritas 2026.
Nadine dan Mischa bersama para narasumber lainnya turut menandatangani petisi secara simbolis. Kehadiran keduanya diharapkan dapat memperluas pesan mengenai pentingnya membangun Indonesia yang lebih ramah dan berwelas asih terhadap hewan. (*/san)
