SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaTainment
Beranda » VistaTainment » Dari Kisah Nyata hingga Jadi Lagu, SecondSet Perkenalkan “Tanpa Dendam”

Dari Kisah Nyata hingga Jadi Lagu, SecondSet Perkenalkan “Tanpa Dendam”

foto dok. secondset
foto dok. secondset

JAKARTA, VISTA.CO.ID – Sebuah kisah nyata tentang cinta, tekanan hidup, luka, dan keikhlasan menjadi inspirasi bagi SecondSet dalam melahirkan single debut “Tanpa Dendam”.

Band asal Manado, Sulawesi Utara, ini resmi memperkenalkan diri di industri musik Indonesia bersama Label Pro-M dengan mengusung genre Alternative Rock/Emo.

SecondSet terdiri atas Dale (vokal), Andrew (gitar), Vean (gitar), Jeksen (bass), dan Nuel (drum). Mereka dipertemukan oleh persahabatan dan kecintaan terhadap musik.

Sebelum memiliki karya rekaman, kelima personel telah terbiasa tampil di sejumlah kegiatan komunitas, festival musik, serta panggung hiburan lokal di Sulawesi Utara.

Dari pengalaman tersebut, mereka membangun chemistry dan semakin yakin untuk menyatukan karakter musik masing-masing dalam SecondSet.

10 Tahun IDP Fest, Dari Ruang Pertunjukan hingga Upaya Membawa Perkusi Nusantara ke Dunia**

Karya debut mereka kemudian mengambil cerita yang sangat dekat dengan kehidupan manusia.

“Tanpa Dendam” terinspirasi dari kisah nyata seorang teman lama Andrew Ngantung. Ceritanya berangkat dari pasangan yang menghadapi tekanan ekonomi berat dan berbagai persoalan hingga harus mengambil keputusan sulit untuk bertahan hidup.

Hubungan mereka tidak luput dari konflik dan luka. Namun, kasih sayang membuat keduanya tetap mencoba bertahan dan melewati masa sulit bersama.

Bagi Andrew, pengalaman tersebut kemudian berkembang menjadi sebuah pesan mengenai arti cinta yang sesungguhnya.

“Cinta yang tulus tidak menyisakan ruang untuk dendam atau amarah terhadap takdir, melainkan rasa ikhlas meskipun harus menghadapi badai bersama,” kata Andrew Ngantung.

Icha Yang Ungkap Alasan Memilih Musik Mandarin hingga Berhasil Tampil di Televisi Cina

Pesan tersebut menjadi napas utama lagu “Tanpa Dendam”. SecondSet ingin menunjukkan bahwa luka tidak selalu berakhir dengan kebencian.

Setiap orang memiliki pengalaman masing-masing. Namun, pengalaman pahit juga dapat menjadi proses untuk tumbuh dan menjadi lebih kuat.

Melalui lagu ini, SecondSet juga mengajak pendengar melihat bahwa memaafkan bukan berarti menghapus semua kenangan. Memaafkan merupakan keputusan untuk tidak lagi memberikan kendali kepada masa lalu atas kehidupan yang sedang dijalani.

Pesan emosional tersebut diperkuat dengan karakter musik Alternative Rock yang menjadi identitas SecondSet. Mereka menggabungkan melodi kuat, aransemen emosional, serta lirik yang sederhana dan dekat dengan realitas.

Kehadiran “Tanpa Dendam” sekaligus menjadi pernyataan awal SecondSet bahwa mereka ingin menghasilkan karya yang autentik dan memiliki hubungan emosional dengan pendengar.

Bukan Cuma Bikin Orang Tertawa, Adi Bing Slamet Ingin Komedi Jabar Punya Masa Depan

Band ini berharap musik mereka dapat diterima masyarakat luas dan menjadi teman bagi siapa saja yang sedang berusaha berdamai dengan pengalaman masa lalu.

Setelah debut dari Manado, SecondSet pun mulai menatap perjalanan yang lebih besar dengan harapan dapat membawa karya dan nama Sulawesi Utara ke panggung musik nasional. (*/san)

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

05

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

06

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

07

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

08

Komunitas SAMBAL Apresiasi Eco-Craft Display 2026, Perkuat Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

09

Pameran SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran, Ini Rangkaian Acara Menariknya 

Pilihan Editor