JAKARTA, VISTA.CO.ID – Pameran Malaysia Fair 2026 yang berlangsung selama empat hari, dari 5 Juli hingga 8 Juli 2027, di Gandaria City, Jakarta Selatan resmi dibuka.
Acara yang digelar Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) bersama Tourism Malaysia ini, menghadirkan layanan kesehatan unggulan, destinasi wisata, serta institusi pendidikan Malaysia dalam satu rangkaian pameran.
Melalui pameran ini, pengunjung berkesempatan memperoleh akses langsung ke layanan kesehatan berkelas dunia, berbagai pilihan destinasi wisata, hingga peluang studi di Malaysia.
Pembukaan acara dilakukan oleh Farzamie Sarkawi, Chargé d’Affaires of Malaysia to Indonesia, bersama Mohd Amirul Rizal Abdul Rahim, Director General Tourism Malaysia, dan Suriaghandi Suppiah, Chief Executive Officer of MHTC.
Acara pembukaan turut dimeriahkan oleh Brand Ambassador MHTC, Dato’ Sri Siti Nurhaliza. Kehadirannya mencerminkan perpaduan antara keunggulan layanan kesehatan, kedekatan budaya, dan keramahan khas Malaysia.
Sebagai salah satu figur publik Malaysia yang populer di Indonesia, ia menekankan pentingnya hubungan antarmasyarakat dalam membangun kepercayaan terhadap layanan kesehatan Malaysia.

Malaysia Fair 2026 juga menjadi bagian dari dua kampanye nasional Malaysia, yakni Malaysia Year of Medical Tourism 2026 (MYMT2026) dengan tema “Healing Meets Hospitality” dan Visit Malaysia 2026 (VM2026) dengan tema “Surreal Experiences”.
Kedua kampanye tersebut bertujuan memperkenalkan ekosistem wisata medis terintegrasi Malaysia kepada masyarakat Indonesia, sekaligus mempromosikan kekayaan budaya, keragaman destinasi wisata, dan kualitas layanan berstandar internasional.
Indonesia masih menjadi pasar terbesar bagi industri wisata medis Malaysia. Sepanjang 2025, wisatawan Indonesia menyumbang sekitar RM2,2 miliar terhadap pendapatan wisata medis Malaysia, meningkat 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan berkontribusi hampir 66 persen terhadap total pendapatan industri tersebut.
Pada periode yang sama, jumlah wisatawan kesehatan asal Indonesia yang berobat ke Malaysia mencapai lebih dari 970.000 orang. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap ekosistem layanan kesehatan Malaysia.
Layanan medis yang paling banyak diminati pasien Indonesia meliputi medical check-up, gastroenterologi, perawatan kanker, endokrinologi, kardiologi, serta bedah ortopedi. Tingginya permintaan tersebut memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi layanan kesehatan yang komprehensif dan berfokus pada pasien.
“Malaysia Fair 2026 mencerminkan komitmen berkelanjutan kami dalam memperkuat wisata medis Malaysia melalui kehadiran Malaysia Healthcare di Indonesia, khususnya di Jakarta sebagai salah satu pasar utama yang memiliki potensi besar,” kata Suriaghandi Suppiah.
“Melalui pameran ini, kami ingin menghadirkan layanan kesehatan Malaysia yang terpercaya kepada masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi pilihan untuk layanan kesehatan berkualitas internasional, pelayanan yang penuh empati, dan pengalaman pasien yang menyeluruh,” sambungnya.
Selain layanan kesehatan, Malaysia Fair 2026 juga menghadirkan berbagai pengalaman budaya dan gaya hidup. Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat menyaksikan penampilan Malaysia’s Teh Tarik King, pertunjukan tari tradisional, serta berbagai aktivitas interaktif yang ramah keluarga.
Director General Tourism Malaysia, Mohd Amirul Rizal Abdul Rahim, mengatakan Indonesia tetap menjadi salah satu pasar pariwisata terpenting bagi Malaysia karena didukung kedekatan budaya, hubungan masyarakat yang erat, serta konektivitas yang kuat antara kedua negara.
“Malaysia Fair 2026 menjadi sarana strategis untuk menampilkan keragaman pariwisata Malaysia sekaligus memperkenalkan kampanye Visit Malaysia 2026 kepada masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Saat ini, wisatawan Indonesia memiliki akses yang semakin mudah ke Malaysia melalui lebih dari 610 penerbangan langsung setiap minggu yang dioperasikan oleh 10 maskapai.
Rute-rute tersebut menghubungkan berbagai kota besar di Indonesia dengan destinasi utama di Malaysia. Pembukaan rute langsung Jakarta–Kota Bharu pada 16 Juni 2026 juga diharapkan semakin meningkatkan aksesibilitas dan memperluas pilihan destinasi bagi wisatawan Indonesia.
Pameran ini juga menjadi ajang peluncuran Flavours of Malaysia 2026, program promosi gastronomi yang digelar bersama Penang Restaurant Tokyo HUB PIK 2 pada 5–15 Juni 2026.
Program tersebut memperkenalkan kuliner Malaysia yang dikenal sebagai hasil perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, India, dan tradisi lokal.
Melalui program ini, masyarakat Indonesia dapat menikmati cita rasa autentik Malaysia sekaligus mengenal kekayaan budaya di balik setiap hidangan. Inisiatif tersebut juga mendukung promosi wisata kuliner yang sejalan dengan kampanye Visit Malaysia 2026.
Selain itu, tujuh agen perjalanan turut berpartisipasi dalam pameran ini, yakni Dwidaya Tour, TX Travel, Habibi Tours, Baltic Golf & Travel Specialist, A&L Holidays, AWB Cruise, dan Golden Rama Tours & Travel. Mereka menawarkan berbagai paket wisata bagi pengunjung yang ingin merencanakan perjalanan ke Malaysia.
Malaysia Fair 2026 juga didukung oleh Malaysia Airlines sebagai official airline partner yang menyediakan berbagai penawaran perjalanan.
Di sektor kesehatan, pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan 20 rumah sakit unggulan Malaysia. Beberapa di antaranya adalah Island Hospital Penang, Institut Jantung Negara, Mahkota Medical Centre, dan Subang Jaya Medical Centre .
Sementara itu, sejumlah institusi pendidikan tinggi Malaysia juga hadir untuk memberikan konsultasi kepada calon mahasiswa dan orang tua, antara lain Taylor’s University, UCSI University, INTI International University, Todak Academy, dan MILA University.
Untuk mendukung kemudahan transaksi selama pameran, Bank Central Asia sebagai strategic banking partner menawarkan berbagai promo eksklusif. Pengunjung dapat memperoleh cashback hingga Rp1 juta, termasuk cashback tetap Rp500 ribu melalui fitur Paylater BCA di aplikasi myBCA, sesuai kuota harian yang tersedia.
Malaysia Fair 2026 juga didukung oleh berbagai mitra lintas industri, seperti Batik Air, Econolab, JavaMifi, Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, dan TransNusa.
Kolaborasi tersebut, mencerminkan sinergi antara sektor kesehatan, pariwisata, pendidikan, kuliner, dan hospitality untuk menghadirkan pengalaman yang terintegrasi bagi pengunjung.
Melalui Malaysia Fair 2026, Malaysia kembali menegaskan komitmennya dalam mempererat hubungan bilateral dengan Indonesia sekaligus memperkenalkan berbagai keunggulan yang dimiliki kepada masyarakat Indonesia. (*/Ign)
