SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaTravel
Beranda » VistaTravel » Bakmi Jogja Mbah Walid Hadir di Kendal-Menteng, Obati Rasa Rindu Perantau di Jakarta

Bakmi Jogja Mbah Walid Hadir di Kendal-Menteng, Obati Rasa Rindu Perantau di Jakarta

Bakmi Jogja Mbah Walid hadir di Kendal–Menteng Jakarta Pusat. (Foto - Istimewa)
Bakmi Jogja Mbah Walid hadir di Kendal–Menteng Jakarta Pusat. (Foto - Istimewa)

JAKARTA, VISTA.CO.ID – Kerinduan akan cita rasa khas Yogyakarta kini bisa sedikit terobati bagi para perantau dan pecinta kuliner Nusantara di ibu kota. Bakmi Jogja Mba Walid resmi hadir di kawasan Kendal–Menteng, Jakarta Pusat melalui kolaborasi dengan Kantin Kendal.

Mengusung konsep kuliner tradisional khas Daerah Istimewa Yogyakarta, Bakmi Jogja Mbah Walid menghadirkan suasana makan ala Jogja dengan konsep sederhana, hangat, dan gayeng seperti menikmati hidangan di pinggir jalan Kota Gudeg.

Febriansyah selaku Master Cook Bakmi Jogja Mba Walid menjelaskan bahwa kehadiran Bakmi Jogja Mbah Walid di kawasan Kendal–Menteng ingin membawa nuansa nostalgia bagi masyarakat, khususnya para pekerja perantau yang merindukan masakan rumahan khas Jogja di tengah padatnya aktivitas ibu kota.

“Kami ingin menghadirkan makanan khas Nusantara, khususnya Jogja, dengan cita rasa gurih dan aroma smoky yang bisa mengobati rasa rindu para perantau di Jakarta,” ujarnya.

Keunikan Bakmi Jogja Mbah Walid terletak pada proses memasaknya yang masih mempertahankan metode tradisional menggunakan bara arang. Proses tersebut menghasilkan aroma smoky khas yang menjadi ciri autentik kuliner Jogja.

MBG Jadi Sorotan, Presiden Prabowo Copot Dadan Hindayana Sebagai Ketua BGN

“Masih tetap menggunakan media arang untuk memasak, jadi ada aroma khas smoky dari bara arang yang menjadi daya tarik utama,” tambah Febriansyah.

Tidak hanya mempertahankan proses memasak tradisional, seluruh resep yang digunakan juga tetap mengacu pada resep asli Bakmi Jogja Mbah Walid di Yogyakarta.

Bakmi Jogja Mbah Walid hadir di Kendal–Menteng Jakarta Pusat. (Foto - Istimewa)
Bakmi Jogja Mbah Walid hadir di Kendal–Menteng Jakarta Pusat. (Foto – Istimewa)

Beragam menu khas Jogja tersedia di kawasan Kendal–Menteng, mulai dari Bakmi Godhog, Bakmi Nyemek, Bakmi Goreng, hingga nasi goreng dengan berbagai pilihan topping.

Salah satu menu andalan yang banyak diminati adalah Nasi Goreng Kecombrang dengan cita rasa khas rempah dan aroma smoky yang menggugah selera. 

Selain itu, tersedia pula menu Magelangan, Capcay Jawa, Krengsengan Ayam, Babat Gongso, hingga aneka wedhang tradisional yang cocok dinikmati dalam suasana santai bersama keluarga maupun rekan kerja.

Wacana Hapus Prodi, Pegiat Pendidikan: Jangan Korbankan Ilmu Dasar demi Kalkulasi Pasar

Berikut beberapa pilihan menu unggulan yang tersedia:

Menu Bakmi Jawa

Bakmi Godhog/Nyemek/Goreng Biasa – Rp30.000

Bakmi Godhog/Nyemek/Goreng Spesial (dengan telur ceplok) – Rp35.000

Bihun Godhog/Nyemek/Goreng Biasa – Rp27.000

Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Bihun Godhog/Nyemek/Goreng Spesial (dengan telur ceplok) – Rp32.000

Menu Nasi Goreng Jawa

Nasi Goreng Biasa – Rp30.000

Nasi Goreng Spesial – Rp35.000

Nasi Goreng Kecombrang – Rp35.000

Nasi Goreng Magelangan – Rp35.000

Nasi Goreng Ndeso – Rp35.000

Nasi Goreng Babat Sapi – Rp37.000

Nasi Goreng Petai – Rp35.000

Nasi Goreng Teri/Ikan Asin – Rp35.000

Nasi Goreng Ati Ampela – Rp35.000

Nasi Godhog – Rp30.000

Menu Lainnya

Capcay Jawa Godhog/Goreng Biasa – Rp30.000

Capcay Jawa Godhog/Goreng Spesial – Rp35.000

Krengsengan Daging Ayam – Rp38.000

Krengsengan Balungan – Rp38.000

Babat Gongso – Rp38.000

Nasi Putih – Rp6.000

Telur Ceplok/Dadar – Rp7.000

Ati Ampela – Rp7.000

Petai – Rp10.000

Menu Minuman

Teh Tawar Es/Panas – Rp7.000

Teh Manis Es/Panas – Rp12.000

Jeruk Es/Panas – Rp12.000

Jeruk Nipis Es/Panas – Rp12.000

Wedang Jahe Sereh – Rp20.000

Wedang Uwuh – Rp20.000

Wedang Secang – Rp15.000

Wedang Seruni – Rp15.000

Kopi Tubruk – Rp12.000

Kopi Joss – Rp12.000

Kopi Jahe – Rp15.000

Dengan harga yang tetap merakyat, Bakmi Jogja Mbah Walid ingin menghadirkan kuliner khas Jogja yang nikmat namun tetap terjangkau bagi masyarakat Jakarta.

“Rasa nikmat dengan harga yang merakyat menjadi salah satu konsep yang kami pertahankan,” kata Febriansyah.

Pemilihan lokasi di kawasan Kendal–Menteng disebut karena memiliki prospek yang baik dengan aktivitas pekerja kantoran yang tinggi, terutama masyarakat yang lalu lalang dari dan menuju Stasiun Sudirman.

“Lokasinya sangat prospek karena ramai pekerja kantoran dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sudirman,” jelasnya.

Sejak hadir di kawasan Kendal–Menteng, mayoritas pengunjung berasal dari kalangan pekerja kantoran hingga keluarga. Respons pelanggan pun dinilai sangat positif.

“Banyak yang bilang rasanya enak, gurih, nikmat, dan rata-rata merasa nostalgia dengan suasana Jogja,” ungkapnya.

Meski menghadapi persaingan kuliner khas daerah lain di Jakarta, Febriansyah optimistis makanan tradisional tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

“Sekarang banyak orang mulai mengurangi makanan siap saji dan kembali mencari makanan tradisional,” ujarnya.

Ke depan, Bakmi Jogja Mbah Walid berharap kehadirannya di Kendal–Menteng semakin dikenal luas dan ramai dikunjungi masyarakat. Tidak menutup kemungkinan ekspansi cabang baru juga akan dilakukan secara bertahap.

“Harapannya tentu semakin ramai pengunjung dan makin luas dikenal orang. Kemungkinan menambah cabang tentu ada, tapi akan dilakukan bertahap,” tutupnya.

Sementara itu, Rayhan Christian Siego selaku pemilik Kantin Kendal mengatakan kehadiran Bakmi Jogja Mbah Walid melengkapi konsep Kantin Kendal sebagai kantin Nusantara modern yang menghadirkan berbagai cita rasa khas daerah dalam suasana hangat dan akrab.

Mengusung semangat “Dari Jalan Kendal untuk Rasa Nusantara”, Kantin Kendal menghadirkan menu prasmanan, hidangan khas, kopi, jus, hingga makanan ringan sebagai pengalaman makan harian yang praktis dan bernilai.

Lebih dari sekadar tempat makan, Kantin Kendal juga menjadi bagian dari ekosistem koperasi yang mendukung kesejahteraan karyawan dan pelaku UMKM, sekaligus menghubungkan kekayaan rasa Nusantara dengan bahan-bahan segar berkualitas melalui konsep from farm-to-table. (***)

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

05

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

06

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

07

Komunitas SAMBAL Apresiasi Eco-Craft Display 2026, Perkuat Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

08

Pameran SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran, Ini Rangkaian Acara Menariknya 

09

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

Pilihan Editor