JAKARTA, VISTA.CO.ID – Di balik tawa yang ditawarkan, film Ketok Mejik ternyata menyimpan cerita tentang perjuangan hidup dan arti persahabatan. Film drama komedi ini tidak hanya mengandalkan adegan lucu, tetapi juga menghadirkan perjalanan emosional tiga sahabat yang berusaha mengubah keadaan.
Cerita berpusat pada Ben (Ananta Rispo) yang menghadapi masalah besar setelah bengkelnya terancam kehilangan tempat akibat ulah seorang pengusaha serakah. Dalam kondisi sulit tersebut, Ben harus menemukan cara untuk mempertahankan usaha sekaligus menyelamatkan masa depannya.
Bersama sahabatnya, Made (Tarra Budiman), Saged (Dodit Mulyanto), dan Unung (Arief Didu), Ben menjalani berbagai kejadian tidak terduga. Kehadiran sebuah palu sakti warisan leluhur membuat perjalanan mereka semakin penuh kejutan.
Sutradara Yogi S. Calam mengungkapkan bahwa film ini dibuat dengan tujuan menghadirkan hiburan yang memiliki cerita kuat.
“Kami ingin penonton mengenal Ben, Made, dan Saged terlebih dahulu. Masih banyak bagian perjalanan mereka yang belum ditampilkan,” kata Yogi.
Menurutnya, karakter menjadi elemen penting karena setiap tokoh memiliki latar belakang dan perjuangan masing-masing.
Sementara itu, produser Handoko menilai kekuatan utama film ini terletak pada hubungan tiga sahabat yang saling mendukung ketika menghadapi masalah.
“Film ini berangkat dari kisah tiga sahabat yang sama-sama ingin memperbaiki hidup mereka,” ujarnya.
Melalui cerita yang menggabungkan komedi, drama, dan unsur fantasi, Ketok Mejik mencoba menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda bagi masyarakat.
Diproduksi oleh HAHA Production, AZ Films, dan Kita Films, film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026. Penonton pun dibuat penasaran dengan rahasia di balik palu sakti dan perjuangan Ben bersama para sahabatnya. (*/san)
