JAKARTA, VISTA.CO.ID – Jenaka Mahila terus memperlihatkan perkembangan musikalitasnya sebagai penyanyi muda Indonesia. Setelah memperkenalkan sisi personal melalui single “Teman Sejati?” pada 2025, kini putri bungsu pasangan Tora Sudiro dan Mieke Amalia tersebut kembali dengan karya terbaru berjudul “Memendam Suka” yang dirilis pada 23 Oktober 2026.
Single yang berada di bawah naungan MyMusic Records ini menandai fase baru dalam perjalanan bermusiknya. Jenaka mulai mengeksplorasi cerita percintaan dengan pendekatan yang ringan, dekat dengan kehidupan remaja, dan sarat pengalaman emosional yang sederhana.
“Di sini itu pertama kali aku mau rilis lagu mengenai cinta-cintaan, suka-sukaan, jadi it’s a fresh start for me, like explore new things,” kata Jenaka.
Lagu ciptaan Ana Achjuman tersebut mengangkat pengalaman menyukai seseorang secara diam-diam. Mulai dari perasaan berbunga-bunga hingga rasa malu saat berada di dekat orang yang disukai, “Memendam Suka” menghadirkan cerita cinta pertama yang mudah dikenali oleh pendengar muda.
Perjalanan Jenaka di industri musik sendiri telah dimulai sejak usia belia. Ia mengawali karier sebagai penyanyi cilik melalui single “Peace Peace Peace” pada 2023, sebuah lagu ciptaan Denny Chasmala yang membawa pesan kedamaian dan kebaikan.
Pada tahun yang sama, Jenaka merilis EP bertajuk Jenaka Mahila yang berisi enam lagu anak dengan tema edukatif. Sejumlah lagu di dalamnya antara lain “Hari Senin”, “Ibu Pintu Surgaku”, “Peace Peace Peace”, “Hati Hati”, “Jangan Lupa Berdoa”, dan “Ayo Kita Menabung”.
Memasuki 2025, Jenaka menghadirkan “Teman Sejati?”, sebuah karya yang memperlihatkan pergeseran tema musiknya menuju cerita yang lebih personal. Berbeda dari lagu-lagu masa kecilnya, single tersebut mengangkat hubungan persahabatan yang awalnya terasa nyaman, tetapi kemudian menyisakan kekecewaan.
Kini, melalui “Memendam Suka”, Jenaka kembali memperlihatkan keberaniannya mencoba warna cerita yang berbeda. Pengalaman rekaman menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapinya setelah cukup lama tidak menjalani proses tersebut.
“Kesulitannya pas aku recording lagu ‘Memendam Suka’ itu karena aku udah lama nggak recording. Jadi aku waktu itu nyoba untuk adapt to the place,” tuturnya.
Selain bernyanyi, Jenaka juga mengembangkan kemampuan bermusiknya melalui permainan gitar dan piano. Ia kerap membagikan aktivitas tersebut melalui media sosial, sekaligus aktif menekuni bidang tari.
Pada 2026, Jenaka bersama tim dance SMP Al-Jabr Jakarta juga meraih juara pertama dalam sebuah kompetisi dance remaja. Aktivitas tersebut memperlihatkan keterlibatannya dalam berbagai bidang seni, tidak hanya terbatas pada dunia tarik suara.
Dalam penggarapan video musik “Memendam Suka”, Jenaka turut berkontribusi dalam pengembangan konsep. Video tersebut menggambarkan keseharian seorang remaja yang larut dalam perasaan suka, mulai dari menulis diary hingga mengalami momen canggung ketika bertemu langsung dengan orang yang disukainya.
Jenaka berharap karya terbarunya dapat diterima masyarakat luas dan menjadi bagian dari perjalanan kreatifnya untuk terus berkembang.
“Semoga lagunya disukain sama masyarakat Indonesia, bisa diterima, dan all the best, semoga berkah semuanya, amin,” ujarnya.
Melalui “Memendam Suka”, Jenaka Mahila menunjukkan bahwa perjalanan musikalitasnya terus bergerak seiring pertumbuhan usia dan pengalaman. Dari lagu anak bertema edukatif hingga kisah cinta pertama, ia berupaya menghadirkan karya yang sesuai dengan fase perkembangan dirinya sebagai penyanyi muda. (*/san)
