JAKARTA, VISTA.CO.ID – Setelah melewati berbagai fase dalam perjalanan musiknya, Kunto Aji kini bersiap memasuki era baru. Single “bERANI” menjadi penanda dimulainya perjalanan menuju album studio keempat yang diberi judul Kuda Hitam. “bERANI” menawarkan perspektif yang menarik mengenai arti keberanian. Tidak harus selalu tentang menghadapi sesuatu yang besar, keberanian dalam lagu ini justru tumbuh dari keputusan sederhana untuk tetap hadir bagi orang yang dicintai.
Pengalaman personal Kunto Aji dalam menjalani kehidupan sebagai suami dan ayah menjadi salah satu sumber inspirasi lagu. Kekhawatiran terhadap masa depan kemudian berkembang menjadi gagasan mengenai bagaimana seseorang tetap bisa melangkah meskipun tidak memiliki kendali atas semua keadaan.
“Buat saya, ‘bERANI’ adalah pengingat untuk tetap hadir menjalani hidup, menjaga orang-orang yang kita sayangi,” ujar Kunto Aji.
Pesan tersebut kemudian diwujudkan melalui lirik yang menggambarkan kesetiaan dan komitmen. Ketika semuanya terasa hancur, masih ada pilihan untuk menjaga, bertahan, dan memulai kembali.
Kunto Aji juga memberikan warna baru dari sisi musik. “bERANI” mengandalkan pendekatan yang lebih organik dengan sentuhan nuansa MTV era awal 2000-an. Hasilnya adalah lagu yang tidak hanya emosional, tetapi juga memiliki energi untuk mengajak pendengar bergerak maju.
Menurut Kunto Aji, kehidupan memang tidak pernah lepas dari cobaan. Namun, keberadaan orang-orang yang disayangi dapat menjadi alasan untuk terus melangkah.
“Akan selalu ada cobaan, nggak semua hal bisa kita kendalikan. Tapi selama kita masih bisa berjalan bersama, saya rasa kita masih punya alasan untuk berani,” katanya.
Sebagai pembuka era Kuda Hitam, “bERANI” memberikan gambaran bahwa album mendatang akan mengangkat berbagai perspektif tentang kehidupan sehari-hari dan hal-hal sederhana yang sering dianggap biasa.
Lagu ini ditulis dan dikomposeri Kunto Aji, dengan Budie Tanzania sebagai produser sekaligus arranger. Proses produksinya turut melibatkan Enrico Octaviano, Ankadiov, dan Adyatmaka Jati. (*/san)
