JAKARTA, VISTA.CO.ID – PT Bank DBS Indonesia terus memperkuat strategi keberlanjutan melalui pendekatan Impact Beyond Banking, yang tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga investasi sosial di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kerja sama dengan Yayasan Mahija Parahita Nusantara, DBS menjalankan program DBS x Mahija Mobile School yang memberikan akses pendidikan dasar, pembelajaran bahasa Inggris, calistung, hingga literasi keuangan kepada anak-anak dan remaja dari komunitas pekerja pengelola sampah di Jakarta.
Pada peringatan Hari Anak Nasional 2026, sebanyak 80 anak mengikuti Exploration Day di Museum Bank Indonesia dan kawasan Kota Tua Jakarta sebagai bagian dari pengalaman belajar di luar lingkungan tempat tinggal mereka.
Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, menilai bahwa akses terhadap pendidikan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif.
“Exploration Day hadir untuk membuka wawasan anak-anak agar memiliki keberanian bermimpi lebih besar sekaligus melihat lebih banyak peluang dalam meraih masa depan yang lebih baik,” ungkap Mona Monika.
Sejalan dengan pilar Providing Essential Needs dan Fostering Inclusion milik DBS Foundation, program tersebut juga membekali masyarakat dengan kemampuan literasi keuangan sebagai modal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi di masa depan. Hingga kini, lebih dari 150 penerima manfaat yang terdiri dari anak-anak, remaja, dan orang tua telah terlibat dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pemberdayaan yang dijalankan Bank DBS Indonesia. (*/san)
