SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaHealth
Beranda ยป VistaHealth ยป Marcella Zalianty dan IDAI Dorong Akses Skrining Jantung Anak-anak Berkebutuhan Khusus

Marcella Zalianty dan IDAI Dorong Akses Skrining Jantung Anak-anak Berkebutuhan Khusus

Marcella Zalianty selaku Duta Rumah Autis. (Foto - @marcella.zalianty)
Marcella Zalianty selaku Duta Rumah Autis. (Foto - @marcella.zalianty)

JAKARTA, VISTA.CO.ID – Selebritas Marcella Zalianty selaku Duta Rumah Autis, menekankan pentingnya perluasan akses layanan kesehatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). 

Ia pun mendorong agar program skrining jantung bagi anak difabel dapat menjangkau wilayah yang lebih luas, mengingat keterbatasan mereka dalam mengomunikasikan kondisi kesehatan fisik secara mandiri.

Marcella Zalianty mengatakan bahwa anak-anak autis sangat rentan, karena mereka tidak bisa mengutarakan ketika mereka sakit. 

“Kita tidak tahu apakah ada gangguan jantung, karena mereka tidak bisa menyampaikan keluhan,” kata Marcella saat menghadiri kegiatan skrining jantung yang digelar Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) di Balai Budaja, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Marcella Zalianty selaku Duta Rumah Autis saat menghadiri kegiatan skrining jantung yang digelar Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) di Balai Budaja, Jakarta, Senin (6/4/2026). (Foto - IDAI)
Marcella Zalianty selaku Duta Rumah Autis saat menghadiri kegiatan skrining jantung yang digelar Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) di Balai Budaja, Jakarta, Senin (6/4/2026). (Foto – IDAI)

Menurut Marcella, deteksi dini melalui skrining jantung sangat krusial bagi ABK. Namun, biaya pemeriksaan yang tinggi seringkali menjadi hambatan bagi banyak keluarga.

BEURER BM 21 Diluncurkan di Hospital Expo 2026, Tensimeter Produksi Indonesia dengan Standar Jerman

“Kehadiran layanan gratis dari IDAI ini sangat membantu meringankan beban ekonomi sekaligus memberikan kepastian medis bagi anak-anak ini,” ujarnya.

Marcella Zalianty pun berharap inisiatif ini tidak berhenti di ibu kota saja. “Jadi kegiatan semacam ini tidak hanya di Jakarta, anak-anak di daerah juga harus bisa mendapatkan pemeriksaan ini,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI, Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K), menjelaskan bahwa kelompok anak dengan disabilitas tertentu memiliki risiko kesehatan jantung yang lebih tinggi. Sebagai contoh, sekitar 50 persen anak dengan down syndrome memiliki kelainan jantung bawaan.

“IDAI saat ini tengah mengupayakan peningkatan akses melalui layanan echocardiography gratis. Langkah ini diambil untuk memotong hambatan biaya dan birokrasi yang sering ditemui masyarakat,” kata Piprim. (Ign)

Kesehatan Mental Tak Hanya Soal Kesehatan, Zurich Soroti Dampaknya terhadap Produktivitas
Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Tante Sonya Tak Sekadar Kisah Romansa, WeTV Bidik Penonton Global

05

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

06

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

07

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

08

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

09

Pameran SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran, Ini Rangkaian Acara Menariknyaย 

Pilihan Editor