SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaTainment
Beranda » VistaTainment » Lewat Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi, Dialog Dini Hari Merayakan Babak Baru Perjalanan Musik

Lewat Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi, Dialog Dini Hari Merayakan Babak Baru Perjalanan Musik

foto dok. elisa wettstein
foto dok. elisa wettstein

JAKARTA, VISTA.CO.ID – Hampir dua dekade berproses di dunia musik membawa Dialog Dini Hari pada sebuah titik refleksi. Band ini kini bersiap merilis album Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi yang memuat delapan lagu dan akan hadir secara digital pada 18 September 2026.

Album tersebut lahir dari berbagai perubahan yang dialami Dialog Dini Hari dalam beberapa tahun terakhir. Kepergian sejumlah personel dan hadirnya orang-orang baru membuat band harus kembali menemukan bentuk serta dinamika dalam perjalanan bermusik.

Perubahan itu kemudian menjadi salah satu alasan lahirnya judul album. Dadang SH Pranoto menyebut gagasan tentang rumah muncul dari proses membangun kembali kebersamaan di dalam tubuh band.

“Banyak hal yang terjadi. Kehilangan personel, lalu mulai lagi dengan orang-orang baru. Dari situ muncul pikiran bahwa rasa rumah seharusnya bisa kita buat kembali utuh,” ungkap Dadang.

Rumah bagi Dialog Dini Hari bukan sekadar tempat untuk kembali setelah melakukan perjalanan. Rumah juga menjadi ruang untuk beristirahat, mengeluh, berbicara jujur, hingga menjadi diri sendiri.

Lea Simanjuntak Rilis Single Terbaru Berjudul, “Ruang Dihatimu”

“Rumah bisa menjadi tempat kita beristirahat, mengeluh, atau menjadi diri sendiri. Tapi kita juga bisa menjadi rumah buat orang lain,” kata Dadang.

Pemikiran tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam delapan lagu yang berbicara tentang berbagai hal yang dekat dengan kehidupan mereka. Tema rumah, kehilangan, hubungan antarmanusia, persahabatan, lingkungan, dan realitas di sekitar menjadi bagian dari materi album.

Dari sisi musikal, Dialog Dini Hari memilih untuk tidak membuat album ini terlalu rumit. Mereka justru kembali mengedepankan songwriting setelah sebelumnya banyak bereksperimen dengan bunyi dan sound design.

Instrumen yang digunakan juga dibuat lebih dekat dengan permainan mereka di atas panggung. Pendekatan tersebut membuat proses produksi tidak berusaha memperbesar lagu dengan menambahkan terlalu banyak elemen.

Proses rekaman dilakukan di Uma Pohon Studio, Denpasar, dengan dukungan Black Sand Studio. Dialog Dini Hari menggunakan pendekatan analog dengan Studer 963 keluaran 1983 dalam proses rekaman dan mempertahankan pendekatan tersebut ketika mixing.

Nana Mardiana Ingin Dangdut Indonesia Makin Dikenal di Pentas Dunia

“Apa yang dimainkan, itulah output yang kita dengar. Tidak banyak polesan. Semuanya lebih telanjang,” jelas Dadang.

Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi” yang dipilih sebagai focus track. Lagu tersebut dinilai mampu menjadi representasi tema sekaligus musikalitas album secara keseluruhan.

Sementara itu, Dialog Dini Hari juga mengajak Sugeng Wisnu dari White Swan untuk berkolaborasi dalam lagu “Biarlah”.

Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi akan dirilis digital pada 18 September 2026. Setelah itu, versi fisik dalam format kaset dan CD tengah dipersiapkan. Kaset akan dirilis bersama Jajan Kaset, sementara CD dikerjakan bersama deMajors.

Album ini kemudian akan dilanjutkan dengan video musik “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi” yang disutradarai Indira Larin.

Modal Rp100 Ribu, Warga Rawadenok Ditantang Masak Enak Bareng Mas Pur dan Mpok Ciul

Bagi Dialog Dini Hari, album tersebut bukan usaha untuk mengulang masa lalu. Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi menjadi cara mereka menemukan kembali fondasi bermusik yang telah menemani perjalanan panjang band, sekaligus membangun ruang baru yang bisa mereka sebut sebagai rumah. (*/san)

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

05

Tante Sonya Tak Sekadar Kisah Romansa, WeTV Bidik Penonton Global

06

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

07

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

08

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

09

Komunitas SAMBAL Apresiasi Eco-Craft Display 2026, Perkuat Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

Pilihan Editor