JAKARTA, VISTA.CO.ID – Band post-hardcore End of Summer memberikan warna baru dalam perjalanan musikal mereka melalui single terbaru “Kilas”. Tetap berpijak pada agresivitas musik post-hardcore era awal 2000-an, band asal Solo ini menghadirkan sentuhan ambient post-rock yang memberikan dimensi sinematik dan atmosfer emosional.
Single yang diproduseri Praditya Eka Putra tersebut menjadi eksplorasi menarik bagi End of Summer. Distorsi gitar yang intens dan vokal emosional dipadukan dengan ruang-ruang musikal yang lebih lapang, menciptakan dinamika antara energi agresif dan nuansa melankolis.
Gitaris End of Summer, Oik Prabangkara, yang juga menjadi salah satu penulis lirik lagu ini, menjelaskan bahwa pendekatan tersebut merupakan upaya untuk memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih mendalam.
“Secara musikal, kami tetap mempertahankan intensitas distorsi dan vokal yang emosional khas post-hardcore era awal 2000-an yang agresif, tetapi di ‘Kilas’ kami coba balut lagi dengan beberapa ruang kosong yang atmosferik serta melodi melankolis dari ambient post-rock supaya pendengar bisa merasakan naik turunnya dinamika emosi di lagu ini,” ujar Oik.
Eksplorasi tersebut juga didukung oleh tema lirik yang mengangkat perenungan batin dan keputusasaan akibat kenangan masa lalu. Hafid Hanafi bersama Oik Prabangkara menulis lirik berbahasa Indonesia yang menggambarkan luka emosional, ingatan yang sulit dilepaskan, serta perasaan terjebak dalam masa lalu.
“Pada dasarnya tema lagu ini sih menceritakan perenungan batin dan keputusasaan mendalam akibat memori masa lalu,” kata Hafid Hanafi.
Tidak hanya dari sisi audio, perhatian End of Summer terhadap identitas visual juga terlihat melalui pengerjaan artwork single “Kilas”. Bagian visual dipercayakan kepada Bima Priantana, sosok yang pernah menggarap artwork untuk sejumlah band independen dari berbagai genre.
Beberapa nama yang pernah berkaitan dengan karya visual Bima di antaranya envy, LKTDOV, Murphy Radio, Extreme Decay, hingga Wormrot. Pengalaman tersebut memberikan latar menarik dalam penggarapan visual untuk rilisan terbaru End of Summer.
Secara keseluruhan, “Kilas” menjadi pertemuan antara karakter post-hardcore klasik dan eksplorasi atmosferik yang lebih luas. Lagu ini memperlihatkan bagaimana End of Summer tetap menjaga identitas musiknya sekaligus membuka ruang bagi pendekatan musikal yang lebih ekspresif.
Setelah perjalanan panjang sejak terbentuk di Solo pada 2004, End of Summer kini diperkuat Hafid Hanafi (vokal), Oik Prabangkara (gitar), Alexander Billy Briliano (gitar), dan Tamtomo “Dondiet” Widhiandono (bass).
Single “Kilas” dijadwalkan meluncur pada 11 November 2026 melalui Alpha Omega Records di berbagai platform digital stores. Kehadirannya menjadi rilisan terbaru yang mempertegas semangat End of Summer dalam menjaga denyut musik post-hardcore di Indonesia. (*/san)
