SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaSport
Beranda » VistaSport » Jafar/Felisha Gagal ke Final Dikalahkan Mathias/Alexandra

Jafar/Felisha Gagal ke Final Dikalahkan Mathias/Alexandra

Ganda campuran Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje mengalahkan wakil Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu rubber game 22-20, 19-21, 17-21 di Istora GBK, Jakarta, Sabtu (24/1). Foto: Vistanews/Umar Widodo

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, gagal melangkah ke partai final Daihatsu Indonesia Masters 2026 usai dikalahkan wakil Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, pada laga semifinal, di Istora GBK, Jakarta, Sabtu (24/1).

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan harus ditentukan melalui tiga gim. Jafar/Felisha menyerah dengan skor 22-20, 19-21, 17-21. Meski demikian, pasangan peringkat sembilan dunia tersebut memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Selepas pertandingan, Felisha mengungkapkan bahwa dirinya dan Jafar kesulitan keluar dari tekanan, terutama akibat perubahan kondisi lapangan dan arah angin yang memengaruhi permainan mereka.

“Kesempatannya ada, tetapi kami gagal memanfaatkannya. Di gim kedua juga kami banyak tertekan. Kondisi lapangan membuat kami tidak nyaman dan memang kami tidak bisa keluar dari tekanan. Selain itu, ada beberapa kendala teknis,” ujar Felisha.

Jafar pun sependapat dengan pasangannya. Ia menilai tekanan bermain di lapangan utama menjadi salah satu faktor yang membuat mereka gagal mengoptimalkan permainan.

Pengusaha dan Politisi Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

“Permainan sebenarnya cukup bagus dan tidak jelek. Hanya saja, di gim ketiga saya sudah menduga mereka akan bermain lebih cepat. Saya juga sudah bilang ke Felisha, tetapi tekanan itu membuat kami jadi ragu-ragu,” kata Jafar.

Selain tekanan, faktor teknis lain yang dihadapi Jafar/Felisha adalah pengaruh lapangan dan kondisi angin. Hal tersebut sangat terasa terutama saat memasuki gim penentuan.

Pada gim kedua, Jafar/Felisha mengaku bermain cukup nyaman. Namun, situasi berubah ketika berganti sisi lapangan di gim ketiga, yang membuat permainan mereka terasa lebih berat.

“Kondisi anginnya sangat terasa berbeda. Di gim kedua, saat saya banyak servis, situasinya cukup aman untuk membangun serangan. Tetapi setelah berganti lapangan, kendalinya jadi sulit,” jelas Felisha.

Ia menambahkan bahwa pasangan Denmark mampu memanfaatkan kondisi tersebut dengan bermain lebih cepat dan terus menekan.


UNGU Gelar Konser 30 Tahun Berkarya, Janjikan Pertunjukan Terbesar dan Paling Emosional

“Mereka menang angin dan langsung menekan. Kami justru kalah dalam tekanan sehingga tidak bisa mengantisipasi dengan baik,” lanjutnya.

Terkait target, terhenti di semifinal tentu tidak sesuai dengan harapan. Felisha sebelumnya menyebut bahwa target mereka di Daihatsu Indonesia Masters 2026 adalah meraih hasil terbaik.

“Kalau sesuai target memang belum tercapai. Namun, ini sudah menjadi bahan evaluasi, terutama bagaimana caranya keluar dari tekanan lawan,” tutur Felisha.

Felisha juga menegaskan bahwa kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi dirinya dan Jafar, khususnya dalam menghadapi situasi saat kalah angin dan memaksimalkan kekuatan permainan di kondisi lapangan tertentu.

“Untuk evaluasi ke depannya, power sebenarnya ada. Tapi saat kalah angin, kami sangat kesulitan untuk menyerang karena power-nya jadi kalah,” jelasnya. (*/May)

Sarinah Boyong 43 Brand Lokal ke MASA Singapore 2026, Perkuat Eksposur Kreativitas Indonesia di Pasar Global

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

05

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

06

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

07

Komunitas SAMBAL Apresiasi Eco-Craft Display 2026, Perkuat Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

08

Pameran SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran, Ini Rangkaian Acara Menariknya 

09

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

Pilihan Editor