JAKARTA, VISTA.CO.ID – Episode 20 Main Drama Casting menghadirkan kisah perjuangan Santi Schubert dalam membuktikan kemampuannya di dunia akting. Peserta yang dikenal sebagai konten kreator “S2 Pengangguran” tersebut harus melewati sejumlah tantangan sebelum akhirnya mendapatkan Dream Ticket dari para expert.
Pada tahap awal casting, Santi mengandalkan kemampuan mirroring film yang selama ini menjadi bagian dari aktivitasnya sebagai konten kreator. Ia diminta mengikuti dialog dari cuplikan yang telah disiapkan oleh tim Main Drama Casting.
Meski mampu mengikuti dialog dengan baik, Santi mendapat evaluasi terkait ekspresi. Ia dinilai masih terlalu berkonsentrasi pada dialog sehingga penghayatan karakter belum sepenuhnya terlihat dalam penampilannya.
Santi kemudian menghadapi tantangan berbeda. Kali ini ia harus memainkan emosi seorang anak yang merasa selalu dibandingkan dengan kakaknya. Karakter tersebut digambarkan kecewa kepada orang tua karena merasa tidak memperoleh perhatian yang cukup.
Berbekal evaluasi sebelumnya, Santi mencoba membawakan karakter dengan lebih natural. Ekspresi dan dialog yang ia tampilkan mampu membangun kesedihan karakter secara bertahap. Juri pun menilai Santi sudah dapat menyampaikan emosi tanpa harus memaksakan tangisan.
Kemampuan Santi tidak hanya berhenti pada akting. Ia juga menunjukkan kemampuan bernyanyi sebagai sisi lain dari dirinya. Setelah melalui sejumlah tantangan di tahap awal, Santi dinyatakan lolos dan mendapat kesempatan berhadapan dengan para expert.
Di tahap tersebut, Santi tetap mempertahankan ciri khasnya dengan membawakan materi mirroring dari berbagai tontonan. Ia menampilkan materi dari film Thailand, drama Korea, hingga karakter Bu Tejo dari Tilik The Series. Pembawaannya turut mendapatkan tanggapan dari expert terkait karakter dan unsur komedi yang ditampilkannya.
Salah satu tantangan berikutnya mempertemukan Santi dengan expert Rivki Mogi dalam sebuah adegan. Ia dituntut mampu membangun chemistry dengan lawan main dan merespons situasi secara langsung. Tantangan itu menjadi kesempatan bagi Santi untuk mengembangkan kemampuan aktingnya di hadapan expert.
Momen emosional hadir ketika mama Santi datang memberikan dukungan. Santi kemudian menyanyikan lagu “Untuk Mama” sebagai persembahan bagi sang ibu. Setelah melewati berbagai tantangan, Santi akhirnya mendapatkan tiga yes dari para expert dan dinyatakan memperoleh Dream Ticket. Kisahnya menjadi salah satu warna dalam perjalanan Main Drama Casting yang masih terus mencari talenta-talenta baru. san/*
