DEPOK, VISTA.CO.ID – Menyaksikan partai puncak Final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol tentu menjadi momen yang sayang untuk dilewatkan para pecinta sepak bola. Namun, di balik euforia begadang menyaksikan pertandingan yang berlangsung Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB, ada satu hal yang tak boleh diabaikan, yakni menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Devi Maryori mengingatkan masyarakat agar tidak mengorbankan kesehatan hanya demi menikmati pertandingan. Menurutnya, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan agar tubuh tetap bugar meski harus terjaga hingga dini hari.
“Cara ini dapat membantu tubuh memiliki cadangan waktu istirahat sehingga tidak mudah lelah saat begadang,” ujar Devi Maryori saat menyarankan masyarakat memanfaatkan waktu sore atau malam hari untuk tidur lebih awal sebelum kick-off dimulai.
Dalam gaya hidup modern, begadang sesekali memang sulit dihindari, apalagi untuk momen spesial seperti final Piala Dunia. Namun, menjaga keseimbangan tetap menjadi kunci agar aktivitas keesokan harinya tidak terganggu.
Bagi pencinta kopi, Devi mengatakan masyarakat boleh menikmati secangkir ice americano, sebagaimana pernah disampaikan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. Meski demikian, konsumsi kafein tetap harus dibatasi.
Terlalu banyak kopi atau minuman berenergi justru dapat memicu jantung berdebar, membuat tubuh sulit beristirahat setelah pertandingan usai, hingga menurunkan kualitas tidur.
Selain minuman, pilihan camilan saat nobar juga berpengaruh terhadap kondisi tubuh. Dibandingkan makanan tinggi garam, gula, atau lemak, masyarakat dianjurkan memilih camilan yang lebih bernutrisi.
“Jangan lupa penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup agar tidak mengalami dehidrasi, terutama jika mengonsumsi minuman berkafein,” jelas Devi.
Buah segar, kacang tanpa garam, roti gandum, maupun jagung rebus menjadi pilihan yang lebih baik dibanding keripik, mi instan, atau makanan cepat saji yang dapat membuat tubuh terasa lebih berat saat beraktivitas keesokan harinya.
Dalam suasana nonton bersama, Devi juga mengingatkan agar masyarakat menghindari kebiasaan merokok. Selain membahayakan kesehatan pribadi, asap rokok juga dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan orang lain yang ikut menikmati pertandingan.
Usai peluit panjang berbunyi, tubuh tetap membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Karena itu, masyarakat disarankan segera kembali ke pola tidur normal dan, bila memungkinkan, meluangkan waktu untuk beristirahat sebelum kembali bekerja atau berkendara.
Menutup pesannya, Devi mengajak masyarakat menikmati kemeriahan final Piala Dunia secara bijak tanpa mengesampingkan kesehatan.
“Nikmati keseruan final Piala Dunia, tetapi jangan abaikan kesehatan agar tetap fit saat bekerja keesokan harinya,” pungkasnya.
Bagi para penggemar sepak bola, kemenangan tim favorit tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Namun, menjaga tubuh tetap sehat setelah semalaman mendukung Argentina ataupun Spanyol merupakan kemenangan yang tak kalah penting. Sebab, gaya hidup sehat bukan hanya soal apa yang dikonsumsi, tetapi juga bagaimana tubuh dipersiapkan untuk tetap produktif setelah menikmati momen besar olahraga dunia. (*/san)
