JAKARTA, VISTA.CO.ID – Setiap penyanyi memiliki cerita sebelum akhirnya berdiri di depan publik. Bagi Nika Aprilli, perjalanan itu dimulai sejak masa kecil, ketika kecintaannya terhadap musik tumbuh lewat berbagai lomba menyanyi yang diikutinya sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.
Kini, mimpi tersebut memasuki babak baru. Nika resmi memperkenalkan single debut berjudul “Pelangi Hitam” yang mulai tersedia di berbagai platform musik digital sejak 17 Juli 2026. Lagu ini menjadi penanda keseriusannya menapaki industri musik Indonesia sebagai penyanyi profesional.
Perjalanan panjang itu tidak dilewati begitu saja. Berbagai pengalaman tampil di panggung kecil hingga acara yang lebih besar menjadi bekal berharga dalam membangun rasa percaya diri dan karakter vokalnya.
Nika mengaku banyak belajar dari musisi-musisi legendaris Indonesia seperti Nike Ardilla, Nicky Astria, Inka Christie, hingga Connie Dio, yang selama ini menjadi inspirasi dalam membentuk warna bermusiknya.
Kesempatan merilis karya profesional datang ketika pada Oktober 2025 ia bertemu dengan pencipta lagu Mahmud Koboy. Pertemuan tersebut menjadi titik balik yang mengantarkan Nika bergabung sebagai talent dan dipercaya membawakan lagu “Pelangi Hitam” sebagai single perdananya.
Lagu tersebut direkam di Studio Sarmili pada 2026 dan mengangkat kisah tentang perjalanan hidup yang penuh tantangan, namun selalu menyisakan harapan untuk bangkit menjadi pribadi yang lebih kuat.
Di sela perkenalan singlenya, Nika berharap karya perdananya bisa diterima oleh masyarakat luas.
“Mohon doa dan dukungannya agar karya perdana ini dapat diterima oleh seluruh pendengar dan memberikan warna baru di blantika musik Indonesia. Saat ini Pelangi Hitam sudah tersedia di berbagai platform musik digital,” ujar Nika Aprilli.
Dengan langkah pertamanya ini, Nika berharap “Pelangi Hitam” menjadi awal perjalanan panjang yang memperkenalkan karakter musikalnya kepada pecinta musik Indonesia. (*/san)
