JAKARTA, VISTA.CO.ID – Setelah resmi memperkenalkan diri lewat single “Berag”, Mudgarden mulai memperluas langkahnya di industri musik Indonesia. Band rock yang beranggotakan tiga remaja tersebut tidak hanya menyiapkan karya musik, tetapi juga membangun identitas visual dan strategi digital untuk memperkenalkan diri kepada publik.
Single “Berag” didistribusikan melalui AD Record dan tersedia di sejumlah platform streaming digital, termasuk Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
Kehadiran di berbagai platform digital tersebut menjadi bagian dari upaya Mudgarden menjangkau pendengar yang lebih luas. Strategi tersebut sekaligus mempertemukan karakter musik rock mereka dengan kebiasaan konsumsi musik generasi muda yang semakin lekat dengan layanan streaming.
Di balik proses tersebut, terdapat tim yang menjalankan peran masing-masing. Andra Daradjatun dipercaya sebagai executive producer, sementara Gusti menangani brand development dan artwork.
Untuk strategi media sosial, posisi tersebut ditangani Aura Khansa, yang membantu memperkuat komunikasi Mudgarden di ruang digital. Sementara video musik “Berag” digarap oleh sutradara Drewgon dari Nowdays Outdoor Production.
Dokumentasi di balik layar dan pemotretan turut ditangani Gil.tri sebagai fotografer resmi. Proyek tersebut juga mendapat dukungan dari Studio Motor dan Zipcoffee Official.
Keterlibatan banyak elemen kreatif menunjukkan bahwa kemunculan Mudgarden disiapkan bukan semata-mata sebagai perilisan sebuah lagu, melainkan sebagai langkah awal membangun identitas band secara utuh.
Di sisi musik, karakter mereka tetap bertumpu pada tiga personel utama, yakni Firza di drum, Nelson Zaky pada vokal dan gitar, serta Bagas di bass. Ketiga anggota tersebut menjadi pusat energi yang ingin ditonjolkan Mudgarden melalui permainan rock yang spontan dan penuh tenaga.
Kehadiran “Berag” pun mulai mendapatkan perhatian di media sosial dan kalangan penikmat musik alternatif lokal. Judulnya yang tidak biasa menjadi salah satu elemen yang memancing rasa penasaran, sebelum pendengar akhirnya mengenal cerita dan karakter musik yang mereka bawa.
Mudgarden sendiri menempatkan single ini sebagai langkah awal untuk terus mengeksplorasi kreativitas. Mereka ingin menunjukkan bahwa band beranggotakan remaja tetap dapat membangun identitas musik sendiri di tengah lanskap industri yang terus berubah.
Dengan dukungan produksi, visual, distribusi, dan strategi digital, “Berag” menjadi pintu pertama bagi Mudgarden untuk memperkenalkan warna rock mereka kepada publik sekaligus membuka perjalanan menuju karya-karya berikutnya. (*/san)
