JAKARTA, VISTA.CO.ID – Salah satu lagu populer Ungu, “Tercipta Untukku”, kembali mendapatkan perhatian melalui versi terbaru yang dibawakan Vedra dan Gerald.
Dua jebolan The Icon Indonesia tersebut menyajikan lagu itu dengan pendekatan berbeda melalui aransemen R&B yang lebih modern. Kehadiran versi baru ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menuju konser 30 tahun Ungu.
Konser tersebut dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Senayan pada 30 Oktober 2026. Sementara versi “Tercipta Untukku” dari Vedra dan Gerald akan dirilis pada 28 September 2026.
Bagi Vedra, kesempatan membawakan kembali lagu tersebut terasa istimewa karena ia sudah memiliki pengalaman dengan “Tercipta Untukku” sejak mengikuti The Icon Indonesia.
“Senang sekali karena sebelumnya aku pernah membawakan lagu ini di The Icon Indonesia, jadi sudah cukup familiar dengan lagunya,” ujar Vedra.
Ketika pertama kali membawakan lagu tersebut dalam ajang pencarian bakat, Vedra juga mendapatkan respons positif dari para juri. Kini, ia kembali menyanyikannya dalam format duet bersama Gerald.
“Aku merasa bangga karena sekarang dipercaya untuk membawakan kembali lagu yang sudah sangat terkenal ini,” katanya.
Gerald pun melihat proyek tersebut sebagai kesempatan untuk memperkenalkan lagu yang sudah memiliki basis pendengar kepada generasi yang lebih muda melalui warna musik berbeda.
Menurut Gerald, status “Tercipta Untukku” sebagai lagu yang sudah dikenal luas membuat mereka memiliki tanggung jawab untuk menjaga esensi karya tersebut.
“Pas pertama kali dikasih lagu ‘Tercipta Untukku’, aku excited karena ini lagu yang sudah cukup dikenal dan punya karakter yang kuat,” ungkap Gerald.
Ia menambahkan, mereka ingin memberikan sentuhan modern tanpa menghilangkan penghormatan terhadap versi original.
“Senang banget bisa membawakannya, tapi di sisi lain ada tanggung jawab untuk tetap menghargai versi originalnya sambil memberikan rasa yang lebih modern,” jelasnya.
Dalam penggarapannya, Vedra dan Gerald mengubah sejumlah unsur musikal dan vokal. Keduanya mengeksplorasi progresi chord, nada, harmonisasi, riff and runs, ad-lib, hingga improvisasi vokal.
Hasilnya adalah versi “Tercipta Untukku” yang membawa karakter R&B lebih kuat. Pendengar yang sudah mengenal lagu tersebut dapat menemukan pendekatan berbeda, sementara generasi yang lebih muda memiliki kesempatan mengenal salah satu lagu populer Ungu dengan nuansa yang lebih kekinian.
Chemistry Vedra dan Gerald juga menjadi bagian penting dalam proyek tersebut. Keduanya telah bersahabat sejak mengikuti The Icon Indonesia, sehingga proses duet dan pengambilan gambar music video berlangsung secara natural.
“Aku dan Gerald sering duet bareng supaya kami semakin tahu karakter suara masing-masing dan suara kami lebih nge-blend,” kata Vedra.
Music video lagu tersebut juga mengusung konsep clean dan minimalis. Interaksi sederhana, gestur, serta tatapan keduanya digunakan untuk memperkuat cerita dan emosi lagu.
Sementara itu, Gerald berharap versi mereka tidak hanya dipandang sebagai upaya menyanyikan ulang lagu lama, tetapi sebagai interpretasi baru yang tetap menghargai karya original.
“Kami harus tetap menjaga feel dan cerita lagunya, tapi karakter vokal dan pembawaan kami juga harus terasa,” tutur Gerald.
“Tercipta Untukku” versi Vedra dan Gerald mulai tersedia di berbagai digital streaming platform pada 28 September 2026, termasuk Apple Music, Spotify, YouTube Music, FB Music, dan TikTok.
Lyric video lagu tersebut juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube UNGU, VEDRA, dan GERALD. (*/san)
