JAKARTA, VISTA.CO.ID – Keinginan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik terkadang membuat seseorang mengambil keputusan yang tidak biasa. Persoalan tersebut menjadi salah satu inti cerita film horor terbaru Starvision, Dewi Siluman Ular.
Film arahan Azhar Kinoi Lubis ini mengangkat kisah Dedi, seorang pria yang berada dalam tekanan persoalan hidup dan ekonomi. Dalam kondisi terdesak, ia memilih jalan pintas melalui praktik pesugihan.
Keputusan tersebut kemudian mempertemukannya dengan Dewi, sosok jin berwujud siluman ular yang diperankan Anya Geraldine. Dedi yang diperankan Derby Romero kemudian menjalani pernikahan dengan Dewi.
Namun, kesepakatan yang awalnya diharapkan menjadi jalan keluar justru membawa persoalan baru. Kehidupan Dedi berubah drastis dan berbagai kejadian misterius mulai mengancam dirinya serta keluarganya.
Cerita ini terinspirasi dari kisah yang sebelumnya dibahas dalam podcast “Nikah Sama Jin” milik Prasodjo Muhammad. Podcast tersebut menghadirkan Sherly Indrawati sebagai narasumber dan telah ditonton lebih dari 5,6 juta kali.
Produser Chand Parwez Servia mengatakan, sumber cerita tersebut memperlihatkan bagaimana persoalan ekonomi dapat membuat seseorang tergoda untuk mencari solusi secara instan.
“Film Dewi Siluman Ular berangkat dari kisah nyata yang pertama kali kami temukan di sebuah podcast,” ujar Chand Parwez Servia.
Menurutnya, tim kemudian mengembangkan cerita dengan memasukkan persoalan keluarga dan risiko yang mengikuti keputusan tokoh utama.
“Cerita tersebut tidak semata-mata berfokus pada praktik pesugihan, melainkan juga menggambarkan keputusan manusia ketika menghadapi kesulitan hidup beserta risiko yang menyertainya,” jelas Chand.
Pendekatan tersebut membuat film tidak hanya mengandalkan adegan horor, tetapi juga membangun konflik dari hubungan antarkarakter. Persoalan rumah tangga dan keluarga menjadi bagian dari konsekuensi yang harus dihadapi Dedi.
Azhar Kinoi Lubis mengaku memiliki tantangan dalam mengolah cerita yang sebelumnya telah dikenal masyarakat melalui podcast.
“Yang menjadi tantangan dalam Dewi Siluman Ular adalah bagaimana mengembangkan kisah nyata yang menjadi sumber cerita ke dalam sebuah film yang memiliki dunia dan konflik yang kuat,” kata Azhar.
Film ini juga dibintangi Aulia Sarah, Aghniny Haque, Humaira Jahra, Ashraf Dirgham, Arswendy Bening Swara, Totos Rasiti, Azzalia Assyifa, Ayu Diah Pasha, Yati Surachman, Arief Didu, Ence Bagus, Judith Callysta, Agung Bla, dan Aldo Gudel.
Dewi Siluman Ular akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026, membawa penonton mengikuti perjalanan Dedi saat harus menghadapi konsekuensi dari pilihan yang telah dibuatnya. (*/san)
