SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaTekno
Beranda » VistaTekno » Mewzig Bidik Era Baru Industri Musik, Sulap Draf AI Menjadi Karya Siap Tayang

Mewzig Bidik Era Baru Industri Musik, Sulap Draf AI Menjadi Karya Siap Tayang

artwork dok. mewzig
artwork dok. mewzig

JAKARTA, VISTA.CO.ID – Perkembangan AI generatif membuka babak baru dalam industri musik. Siapa pun kini dapat memulai proses penciptaan lagu menggunakan teknologi, tetapi kebutuhan terhadap produksi, penyempurnaan aransemen, vokal, hingga kualitas audio tetap menjadi bagian penting sebelum sebuah karya dipublikasikan.

Melihat perubahan tersebut, Mewzig hadir dengan fokus pada pengembangan musik berbasis AI menjadi karya yang siap dirilis. Perusahaan yang berbasis di Bintaro ini mengusung konsep “The Humanizer of AI Music.”

Pendiri Mewzig, Rucky Markiano, mengatakan kehadiran AI merupakan bagian dari perubahan zaman yang perlu diterima, tetapi bukan berarti seluruh proses kreatif harus diserahkan kepada mesin.

“Waktu dan tempat akan selalu mengubah fakta. Namun manusia harus tetap berwatak dalam menyikapi kenyataan,” ujar Rucky.

Melalui layanan utamanya, Mewzig menerima draf musik yang dibuat menggunakan Suno maupun generator AI lainnya. Materi tersebut kemudian diproses kembali oleh tim profesional agar dapat memiliki kualitas produksi yang lebih matang.

Digital Realty Bersama Tunjuk Raymond Yan Jadi President Director, Ini Harapannya

Salah satu tahap awal adalah memperbaiki aransemen. Struktur lagu dapat dirapikan, harmoni diperkuat, serta elemen musik ditata ulang agar lebih sesuai dengan karakter karya yang ingin dibangun.

Mewzig juga menyediakan rekaman instrumen nyata untuk memberikan dimensi tambahan. Musisi sesi dapat dilibatkan untuk mengganti maupun menambahkan instrumen tertentu sesuai kebutuhan produksi.

Elemen vokal juga dapat dikembangkan melalui proses rekaman ulang dengan penyanyi profesional. Setelah seluruh materi selesai, lagu diproses melalui mixing dan mastering agar sesuai dengan kebutuhan distribusi digital.

Menurut Rucky, keahlian manusia tetap penting karena musik bukan hanya persoalan menghasilkan suara, tetapi juga menyampaikan karakter dan emosi.

“Zaman berubah, cara berkarya pun berubah. Tetapi perubahan itu bukan alasan melupakan jati diri seni,” katanya.

Lagu Buatan AI Bisa Dicatat? Ini Penjelasan DJKI soal Kontribusi Manusia

Mewzig kemudian memperluas layanan ke berbagai kebutuhan audio. Untuk dunia brand, tersedia layanan pembuatan jingle dan identitas suara. Sementara kreator dan penyelenggara acara dapat memanfaatkan layanan musik khusus maupun desain efek suara.

Di sektor audiovisual, Mewzig menyediakan jasa scoring film dan video untuk membantu memperkuat cerita serta emosi dalam sebuah karya. Layanan pembuatan lagu juga tersedia untuk kebutuhan personal maupun komersial.

Tim yang menangani produksi terdiri dari produser, komposer, musisi sesi, serta sound engineer. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Mewzig menjaga kualitas produksi meski materi awalnya berasal dari teknologi generatif.

“AI bisa memulai sebuah lagu. Hanya manusia yang memberinya jiwa,” kata Rucky.

Mewzig yang berbasis di Bintaro melayani penciptaan lagu dari berbagai genre. Kehadirannya mencerminkan berkembangnya model kerja baru di industri musik, ketika teknologi digunakan untuk mempercepat eksplorasi sementara keputusan kreatif dan penyempurnaan akhir tetap melibatkan manusia. (*/san)

AeroLev 1850 Hadirkan Pendinginan Pusat Data Tanpa Ketergantungan Air

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Tante Sonya Tak Sekadar Kisah Romansa, WeTV Bidik Penonton Global

05

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

06

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

07

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

08

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

09

Pameran SIAL Interfood 2025 di JIExpo Kemayoran, Ini Rangkaian Acara Menariknya 

Pilihan Editor