SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
VistaBiz
Beranda » VistaBiz » Dukung Sektor Industri Kreatif, Bank Saqu dan Ideafriends Gelar Solopreneur Academy 2025

Dukung Sektor Industri Kreatif, Bank Saqu dan Ideafriends Gelar Solopreneur Academy 2025

Solopreneur Academy 2025
Jumpa pers Solopreneur Academy 2025.

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Bank Saqu, layanan perbankan digital dari PT Bank Jasa Jakarta yang dimiliki oleh Astra Financial dan WeLab, kembali menghadirkan Solopreneur Academy 2025. 

Inisiatif ini adalah wujud nyata komitmen #BerjuangBersama Bank Saqu dalam mendukung pertumbuhan solopreneur di Indonesia, khususnya di sektor industri kreatif, agar mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika ekonomi yang menantang.

Kali ini, Bank Saqu berkolaborasi dengan Ideafriends, bagian dari Ideafest (Samara Group). Kolaborasi ini menghadirkan kurikulum yang lebih aplikatif, mentor yang relevan, serta pengalaman belajar yang dekat dengan realitas industri.

Angela Lew Dermawan, Chief Digital Business Officer PT Bank Jasa Jakarta, mengatakan bahwa Solopreneur Academy 2025 dirancang untuk mempertemukan para pelaku industri kreatif dengan para ahli dan mentor inspiratif, guna membagikan pengalaman dan strategi membangun bisnis berkelanjutan di tengah tantangan zaman.

“Kami berkomitmen mengembangkan solopreneur di Indonesia melalui program yang berkelanjutan. Setelah keberhasilan Solopreneur Academy 2024, kami terus aktif mendampingi para anggota angkatan pertama dan memantau perkembangan mereka,” kata saat peluncuran program Solopreneur Academy 2025 di Ganara Art Space, Plaza Indonesia, Selasa (29/4/2025).

TransNusa Perkuat Konektivitas dari Bali, Rute Surabaya Jadi Destinasi Terbaru

“Komitmen ini kami perkuat di Solopreneur Academy 2025 melalui kolaborasi strategis dengan Ideafriends. Di tengah industri kreatif yang terus bergerak cepat, kami percaya Solopreneur Academy 2025 menjadi ruang bagi solopreneur untuk belajar, berjejaring, memperkuat daya tahan, dan melangkah lebih berani menuju masa depan,” lanjutnya. 

Hal ini sejalan dengan peran strategis sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Saat ini, sektor ekonomi kreatif menyumbang sekitar 8,14 persen tenaga kerja nasional atau sekitar 1-2,5 juta orang dalam empat tahun terakhir dengan mayoritas pelaku usaha di bawah usia 40 tahun.

Setelah sukses perdana di tahun 2024 yang menjangkau hampir 300 peserta di Jakarta, tahun ini Bank Saqu memperluas cakupan program ke kota besar yaitu  Surabaya, Bandung, dan Jakarta. 

“Jika sebelumnya program fokus di satu kota, kini  ingin menjangkau lebih banyak solopreneur kreatif di berbagai wilayah,” kata Angela Lew Dermawan.

Target Solopreneur Academy 2025

Tak Hanya SIA, Scoot Juga Raih Penghargaan Skytrax 2026 untuk Keenam Kali Beruntun

Solopreneur Academy 2025 secara khusus menargetkan pelaku industri kreatif, seperti Creative Craft & Art, Content Creator dan Freelancer.

“Mereka merupakan motor penggerak ekonomi berbasis ide yang membutuhkan dukungan ekosistem untuk mencapai pertumbuhan yang berkesinambungan,” kata Ben Soebiakto, Co-chair IdeaFest.

“Kami memiliki visi yang sama dengan Bank Saqu dalam memberdayakan talenta kreatif Indonesia. Program ini tidak hanya inspiratif, tetapi juga memberi bekal praktis bagi solopreneur untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan di era digital yang dinamis,” pungkasnya. (Red/Ign)

Bagikan Artikel

VistaTekno






VistaOto






Berita Populer

01

75 Tahun Seminari Stella Maris Bogor: Alumni Gelar Reuni Lintas Angkatan di Yogyakarta

02

SSB Kemayoran 17 FC dan SSB Garecs Juara U-9 dan U-11 di EYSC 2025

03

Film Unfaithful 2: Richard Gere dan Diane Lane, Perselingkuhan Lama Bersemi Kembali

04

Esporto Youth Soccer Championship 2025 Diikuti 10 Tim SSB di Jakarta

05

Tante Sonya Tak Sekadar Kisah Romansa, WeTV Bidik Penonton Global

06

Ramon Tanque Ingin Cetak Gol Pertama ke Gawang Dewa United

07

SilverStream Solusi Cepat untuk Perawatan dan Penyembuhan Luka

08

Paviliun Raden Saleh Hadir Sebagai Hotel di Kawasan TIM Cikini

09

Komunitas SAMBAL Apresiasi Eco-Craft Display 2026, Perkuat Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

Pilihan Editor