JAKARTA. VISTA.CO.ID – Perjalanan Vhien Audrey dalam program Main Drama Casting episode ke-25 menjadi salah satu sorotan setelah penyanyi asal Jambi tersebut berhasil meraih Dream Ticket. Keberhasilan ini diraih setelah Vhien melewati berbagai tantangan vokal dan menerima arahan dari para expert untuk mengembangkan kemampuannya.
Episode ini juga menghadirkan aktris Beby Tsabina yang berbagi pengalaman mengenai perjalanan kariernya di industri hiburan. Kehadirannya memberikan perspektif kepada peserta bahwa proses untuk mendapatkan kesempatan profesional membutuhkan ketekunan, pembelajaran, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan.
Vhien Audrey, 28 tahun, kini berdomisili di Jakarta dan memiliki pengalaman bernyanyi dalam berbagai acara serta mengikuti kompetisi menyanyi internasional. Kemampuan vokalnya mengantarkannya melewati tahap awal seleksi hingga memperoleh kesempatan untuk mengikuti penilaian lebih lanjut dari para expert.
Pada tahap tersebut, Vhien mendapat tantangan membawakan lagu Sisa Janji. Penampilan pertamanya mendapatkan sejumlah masukan karena ia dinilai masih menahan suara dan terlalu banyak menggunakan teknik falsetto.
Para expert kemudian memintanya mencoba kembali dengan menggunakan suara asli agar karakter vokalnya terdengar lebih maksimal. Vhien mengikuti arahan tersebut dan merasakan perbedaan dalam pendekatan bernyanyinya.
Masukan yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan teknik vokal, tetapi juga pemilihan lagu yang sesuai dengan karakter suaranya. Dengan lagu yang tepat, kemampuan seorang penyanyi diharapkan dapat lebih menonjol dan memberikan kesan yang kuat kepada pendengar.
Vhien juga memperoleh kesempatan menunjukkan kemampuannya menyanyikan lagu berbahasa Mandarin. Genre tersebut sudah cukup akrab baginya karena ia terbiasa membawakan lagu Mandarin dalam acara pernikahan maupun kegiatan gathering.
Penampilannya mendapat respons positif dari para expert. Namun, tantangan tidak berhenti sampai di situ. Vhien kembali diminta mencoba genre dangdut, meskipun ia mengaku belum terlalu menguasai teknik cengkok yang menjadi salah satu ciri khas musik tersebut.
Alih-alih menolak tantangan, Vhien bersedia mencoba lagu yang diberikan meski waktu persiapannya terbatas. Kesediaannya untuk keluar dari zona nyaman menjadi bagian dari proses penilaian terhadap potensi dan kemampuannya beradaptasi dengan genre berbeda.
Setelah melewati rangkaian tantangan, Vhien akhirnya mendapatkan suara yes dari para expert dan berhasil membawa pulang Dream Ticket. Pencapaian ini membuka peluang baginya untuk terlibat dalam proyek MD Entertainment.
Kesempatan tersebut kemudian berlanjut ke dunia musik profesional melalui lagu “Pulang”, yang dirilis pada September 2026 sebagai original soundtrack (OST) film Pirunduk. Keterlibatan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan Vhien untuk memperluas kiprahnya sebagai penyanyi.
Sementara itu, Beby Tsabina turut membagikan pengalamannya menghadapi penolakan berulang kali saat merintis karier. Ia mengawali perjalanan melalui iklan selama sekitar enam bulan sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan bermain sinetron, meskipun hanya memperoleh satu adegan pada awal kariernya.
Pengalaman Beby dan perjalanan Vhien memperlihatkan dua sisi proses pengembangan talenta di industri hiburan: konsistensi menghadapi penolakan dan kemauan untuk menerima masukan. Keduanya menjadi bagian dari pembelajaran bagi peserta yang ingin mengembangkan kemampuan sekaligus menemukan peluang profesional.
Melalui Main Drama Casting episode ke-25, proses pencarian talenta tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga membuka jalan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman dan kesempatan berkarya. Keberhasilan Vhien Audrey meraih Dream Ticket menjadi salah satu contoh bagaimana proses audisi dapat berlanjut menjadi peluang nyata di industri hiburan Indonesia. (*/san)
