JAKARTA, VISTA.CO.ID – Aktor Lazuardy Nasution hadir sebagai bintang tamu sekaligus juri tamu dalam Main Drama Casting episode ke-23. Kehadirannya memberikan pengalaman baru bagi para peserta melalui penilaian, tantangan akting, serta kesempatan mempraktikkan adegan bersama aktor yang telah terlibat dalam sejumlah produksi MD Entertainment.
Lazuardy dikenal melalui keterlibatannya dalam sejumlah produksi, di antaranya Samuel (2025), Kupu Malam (2025), dan Keluarga yang Tak Dirindukan (2026). Dalam episode kali ini, ia tidak hanya mengamati penampilan peserta, tetapi juga turut beradu akting untuk membantu mereka memahami tantangan yang dihadapi selama proses casting.
Sebelum mencapai tahap expert, delapan peserta mengikuti serangkaian ujian untuk memperlihatkan kemampuan masing-masing. Salah satu peserta yang berhasil melanjutkan perjalanan adalah Katarina Bridgit Sitompul, remaja berusia 17 tahun yang memiliki pengalaman di bidang tarik suara dan ajang pencarian bakat.
Katarina memulai penampilannya dengan membawakan lagu “Inikah Cinta”. Ia kemudian mendapat tantangan akting yang mengharuskannya memerankan perempuan yang menghadapi kekasih setelah hubungan selama tiga tahun berakhir karena kesibukan dan fokus terhadap karier.
Melalui adegan tersebut, Katarina berusaha menampilkan emosi yang tegas. Para juri melihat adanya potensi dirinya untuk memainkan karakter antagonis. Ia juga mengikuti tantangan dance sebelum akhirnya dinyatakan lolos ke tahap expert bersama empat peserta lainnya.
Pada tahap expert, Katarina mendapat kesempatan memainkan adegan dari serial Samuel bersama Lazuardy. Dalam adegan tersebut, Katarina memerankan Azura, sedangkan Lazuardy berperan sebagai Samuel.
Tantangan ini memberikan kesempatan bagi Katarina untuk merasakan langsung proses membangun adegan bersama aktor yang lebih berpengalaman. Salah satu bagian adegan mengharuskannya memeluk Lazuardy sesuai kebutuhan cerita.
Katarina berusaha menjalankan adegan dengan mengikuti arahan dan kebutuhan karakter. Pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan pemahaman mengenai ekspresi, emosi, dan interaksi antarpemain dalam sebuah adegan drama.
Meski menunjukkan potensi dan mendapatkan apresiasi dari para expert, Katarina belum berhasil memperoleh Dream Ticket pada episode tersebut. Kendati demikian, pengalaman menjalani beberapa tantangan, menerima penilaian, dan berakting bersama Lazuardy dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuannya.
Main Drama Casting kembali memperlihatkan proses pencarian talenta yang tidak hanya menilai kemampuan awal peserta, tetapi juga menguji kesiapan mereka menghadapi beragam karakter dan situasi akting.
Kehadiran praktisi industri seperti Lazuardy memberikan warna tersendiri dalam proses tersebut. Para peserta berkesempatan mengenal tantangan akting secara langsung sekaligus menjadikan setiap tahap sebagai bagian dari perjalanan belajar di dunia hiburan. (*/san)
