SPANYOL, VISTA.CO.ID – Nama Indonesia kembali berkibar di panggung seni internasional. Sebanyak 26 siswa SMP Labschool Kebayoran yang menjadi delegasi Indonesia sukses menorehkan sederet prestasi dalam ajang World of Talent 2026 Barcelona, termasuk meraih penghargaan tertinggi The Grand Prix and Absolute Winner.
Kompetisi yang diikuti peserta dari sejumlah negara, seperti Indonesia, Bulgaria, dan Lithuania, menjadi panggung bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan di bidang seni dan pertunjukan. Delegasi SMP Labschool Kebayoran tampil dalam berbagai kategori dan berhasil membawa pulang sejumlah gelar juara.
Kepala SMP Labschool Kebayoran, Yulinda Asnita, M.Pd., memimpin langsung rombongan selama mengikuti kompetisi di Barcelona. Kehadiran para siswa dalam ajang tersebut menjadi pengalaman penting untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri mereka ketika tampil di hadapan peserta internasional.
“Kami tentu sangat bersyukur atas pencapaian yang diraih para siswa. Prestasi ini merupakan hasil dari proses latihan, kerja sama, dan komitmen seluruh pihak yang mendampingi mereka,” ujar Yulinda.
Sejumlah siswa berhasil meraih First Place di berbagai kategori. Aura Derai Cemara menjadi juara pertama Monodrama Solo, Numa Pramidita Arif pada Ballet Solo, serta Merpati Cattleya dan Rafika Aulia Ramadhan pada Dance Duet.
Prestasi First Place juga diraih Adzkiya Cahyadewi, Viora Aliyazahra, dan Kirana Salsabila pada Dance Trio. Sementara Arshaq Muhammad Velzian, Arya Muhammad Abdurrahman, Dirar Adinataputra, dan Rafa Ashraf Deandra menjadi juara pertama kategori Quartet.
Pada kategori Instrument Ensemble, posisi pertama diraih Alika Delisha, Arshya Pranaya Sugarda, Dirar Adinataputra, Ilman Ghazi, dan Nadhifa Salsabila Ghauts. Selain itu, Fathia Kayla Silmi meraih Runner Up Dance Solo, sedangkan Anjani Loladya Angel, Priyanka Alifa, dan Raden Ajeng Anindya menjadi Runner Up Dance Trio.
Puncak prestasi kemudian diraih seluruh delegasi melalui penghargaan The Grand Prix and Absolute Winner. Capaian tersebut menjadi penutup manis dari rangkaian penampilan siswa SMP Labschool Kebayoran di Barcelona.
Guru pembimbing delegasi, Cep Andi Alim, S.Pd., bersama para pelatih dan perwakilan orang tua turut mendampingi perjalanan kompetisi. Persiapan dilakukan dengan melibatkan pelatih tari Nia Puspitasari serta penata musik Fadhlan Husaini.
Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana seni menjadi ruang bagi para siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan bekerja sama. Di tengah persaingan internasional, mereka tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga tampil sebagai perwakilan Indonesia.
Prestasi di Barcelona diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk terus mengembangkan potensi mereka. Capaian itu juga menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki kesempatan untuk memperkenalkan seni dan kreativitas Tanah Air di tingkat internasional. (*/san)
